Tautan-tautan Akses

HRW: Mesir Hancurkan 3.000 Bangunan di Sinai


Sebuah kendaraan pasukan keamanan Mesir melakukan patroli di kawasan Semenanjung Sinai dekat Jalur Gaza (foto: dok).

Sebuah kendaraan pasukan keamanan Mesir melakukan patroli di kawasan Semenanjung Sinai dekat Jalur Gaza (foto: dok).

Organisasi HAM Human Rights Watch (HRW) hari Selasa (22/9) mengatakan bahwa pihak berwenang Mesir menghancurkan lebih dari 3.000 bangunan di Semenanjung Sinai selama dua tahun terakhir.

Mesir menghancurkan lebih dari 3.000 bangunan di Semenanjung Sinai selama dua tahun ini kemungkinan dalam kampanye yang tidak seimbang untuk melenyapkan terowongan penyelundupan dan menciptakan zona penyangga di di tepi Jalur Gaza.

Demikian dilaporkan oleh organisasi HAM berbasis di New York, Human Rights Watch (HRW) hari Selasa (22/9).

Dalam sebuah laporan baru, HRW mengatakan perumahan, bangunan komersial dan kemasyarakatan sering dirobohkan tanpa pemberitahuan yang cukup sebelumnya, sehingga mengakibatkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan hanya diberi kompensasi yang tidak memadai.

Selain bangunan, kelompok hak asasi itu mengatakan pemerintah Mesir membersihkan hampir 700 hektar lahan pertanian tanpa memberikan ganti rugi.

Mesir menuduh militan Islamis menggunakan terowongan penyelundupan untuk bergerak di antara Semenanjung Sinai di Mesir dan Gaza.

“Menghancurkan rumah, lingkungan, dan mata pencaharian masyarakat adalah contoh standar kekalahan dalam kampanye kontra-pemberontakan.” Demikian ujar Sarah Leah Whitson, direktur HRW kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Mesir perlu menjelaskan mengapa tidak menggunakan teknologi yang ada untuk mendeteksi dan menghancurkan terowongan, dan sebaliknya menghapus seluruh lingkungan dari peta.”

Laporan itu mengatakan warga tidak berhak menentang keputusan penggusuran dan dipaksa menandatangani formulir yang mengatakan mereka telah “secara sukarela memberikan properti mereka kepada negara dan berjanji untuk tidak membangun lagi di zona penyangga.”

HRW mendasarkan temuannya pada wawancara dengan 11 keluarga yang digusur, wartawan dan aktivis di wilayah Sinai wilayah serta foto-foto satelit wilayah itu. [lt]

XS
SM
MD
LG