Tautan-tautan Akses

Mesir akan Adili 2 Wartawan yang Sembunyikan Wartawan Buron


Para wartawan Mesir melakukan aksi unjuk rasa atas pembatasan media dan penahanan wartawan, di Kairo (4/5) lalu (foto: dok).

Para wartawan Mesir melakukan aksi unjuk rasa atas pembatasan media dan penahanan wartawan, di Kairo (4/5) lalu (foto: dok).

Dua wartawan senior Mesir akan diadili karena diduga menyebarkan berita palsu dan menyembunyikan wartawan buronan.

Para jaksa Mesir telah memerintahkan Ketua Persatuan wartawan negara itu dan dua pejabat senior persatuan untuk diadili, karena diduga menyebarkan berita palsu dan menyembunyikan wartawan buronan.

Perintah itu yang dikeluarkan hari Senin (30/5), ditujukan pada Ketua Persatuan Wartawan, Yehia Qalash, Khaled al-Balshy, dan Gamal Abdel Rahim.

Surat perintah itu meminta mereka diadili pada tanggal 4 Juni di Kairo.

Kasus yang kontroversial itu berawal dari penggerebekan polisi tanggal 1 Mei di kantor Persatuan Wartawan Mesir, di mana polisi berusaha menangkap dua wartawan oposisi yang mencari perlindungan di kantor itu .

Qalash dan persatuan wartawan mengutuk penangkapan mereka, waktu itu menuduh polisi menyerbu kantor mereka untuk pertama kalinya dalam 75 tahun sejarah persatuan wartawan itu.

Kementerian Dalam Negeri kemudian membantah tuduhan menggunakan kekerasan untuk memasuki kantor tersebut, sementara mengakui polisi telah menangkap kedua wartawan oposisi tadi. [sp]

XS
SM
MD
LG