Tautan-tautan Akses

Mesin Elektronik Pemilu AS Dapat Jadi Sasaran Serangan Cyber


Orang-orang berdiri di depan kantor pusat Komisi Nasional Partai Demokrat (DNC) di Washington, D.C. (Foto: dok.)

Orang-orang berdiri di depan kantor pusat Komisi Nasional Partai Demokrat (DNC) di Washington, D.C. (Foto: dok.)

Para pakar keamanan dunia maya AS mengatakan, para tersangka peretas asing yang baru-baru ini menyerang sistem komputer Partai Demokrat kemungkinan bisa melakukan sesuatu yang lebih berbahaya di masa depan.

Tampil dalam program Hashstag VOA, para pakar itu mengatakan sistem penghitungan suara elektronik kemungkinan akan menjadi salah satu target berikutnya.

Belum lama ini, situs pembocor informasi rahasia WikiLeaks mempublikasikan email-email Komisi Nasional Partai Demokrat (DNC) AS bulan lalu. Kejadian itu menjadi tamparan besar yang memalukan bagi partai tersebut, dan memaksa anggota Kongres AS Debbie Wasserman Schultz mundur dari posisinya sebagai ketua DNC.

Analis keamanan dunia maya Richard Forno mengatakan kejadian itu menunjukkan, para peretas asing dapat meraih tujuan politik mereka dan memanfaatkannya untuk meningkatkan serangan mereka.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar negara bagian di AS akan menggunakan mesin penghitung suara elektronik pada pemilu November mendatang. Menurut studi yang dilakukan Universitas New York pada tahun 2015, 43 negara bagian di Amerika menggunakan mesin-mesin yang sedikitnya telah berusia satu dekade.

Serangan terhadap sistem penghitungan suara elektronik pernah terjadi sebelumnya. Toni Gidwani, direktur riset ThreatConnect, perusahaan yang menangani keamanan cyber di 1200 perusahaan dan organisasi di berbagai penjuru dunia, mengatakan pada 2014, Ukraina kewalahan menangani peretasan besar-besaran yang membuat mereka terancam tidak bisa menyelenggarakan penghitungan suara sesuai jadwal.

Penyelidikan menunjukkan, aksi para peretas itu bisa membuat kandidat ultra nasionalis, yang pada kenyataannya hanya mendapat kurang dari satu persen sura, meraih kemenangan pemilu. [ab/as]

XS
SM
MD
LG