Tautan-tautan Akses

Menyimak Cara Pegawai Negeri AS Salurkan Sumbangan


Pengumpulan sumbangan melalui Combined Federal Campaign di kantor Voice of America, Washington DC (foto: dok. VOA)

Pengumpulan sumbangan melalui Combined Federal Campaign di kantor Voice of America, Washington DC (foto: dok. VOA)

Pegawai Negeri di AS menyalurkan sumbangan melalui Combined Federal Campaign, organisasi pengumpul dana amal terbesar di dunia.

Sejumlah perhiasan, perkakas, pakaian, buku, dan mainan digelar di koridor kantor Voice of America (VOA), dalam sebuah bazar yang berlangsung sehari. Ini adalah pemandangan yang biasa pada tiap akhir tahun di kantor-kantor federal di seluruh Amerika, dan hasilnya disumbangkan kepada Combined Federal Campaign (CFC).

Sebagian besar sumbangan CFC itu diperoleh dari potongan gaji pegawai negeri. Tetapi, acara bazar seperti ini, dengan sumbangan barang-barang dari sukarelawan, membantu membangkitkan minat dan mendorong orang untuk menyumbang.

Ketua acara CFC, Vicky Brimmer, mengatakan, “Selama 50 tahun keberadaannya, CFC telah menyumbangkan tujuh milyar dolar kepada berbagai organisasi amal di seluruh dunia.”

Sementara CFC dan kampanye penggalangan dana serupa di kantor lain tidak menampilkan kegiatan amal, mereka menyediakan mekanisme lain yang memungkinkan orang menyumbang ke berbagai organisasi dengan cara efisien. Salah satu kelebihan dari cara penggalangan dana ini adalah proses yang teliti dalam menyaring organisasi amal yang diikutsertakan.

H. Brandon Haller, ketua komite CFC untuk daerah ibukota Amerika, mengatakan, “Setiap permohonan organisasi amal kami teliti, guna memastikan pendaftaran itu lengkap, catatan pajak tercatat rapi, dan lain-lainnya, untuk memastikan mereka mematuhi peraturan hukum yang berlaku untuk organisasi amal.”

Banyak pegawai negeri tertarik menyumbang melalui CFC karena bisa dilakukan langsung secara online, hanya dengan beberapa klik di situsnya, atau mengisi blangko sederhana dan menentukan organisasi amal yang ingin kita beri sumbangan. Dengan daftar yang memuat 4.400 organisasi amal, setiap orang bisa menyumbang, dan menemukan sesuatu yang menarik kemurahan hati mereka.

Julie Farnam bekerja di Department of Homeland Security atau Departmen Keamanan Tanah Air, pilihannya mencerminkan pengalaman pribadinya. Ia menuturkan, “Saya menyumbang ke beberapa badan amal. Satu ke Yayasan Ginjal Nasional. Saya sudah menyumbangkan ginjal saya, dan karya mereka adalah sesuatu yang menarik buat saya. Saya juga memberi sumbangan ke Masyarakat Penyayang Binatang atau Humane Society, karena kucing-kucing yang saya cintai saya dapatkan dari sana juga.”

Bagi yang lainnya, musim beramal ini menawarkan suatu kesempatan untuk mengungkapkan rasa bersyukur. Ana Ward yang bekerja di Kantor Pengembangan VOA ingat sewaktu menerima kemurahan hati dari CFC pegawai negeri Amerika ini.

“Besar di Rumania, selama masa komunis, amal CFC Worldvision membantu saya dan keluarga saya. Jadi, membantu di sini di VOA merupakan suatu cara bagi saya untuk mengucapkan ‘Terima kasih’,” ujarnya.

Pada saat tahun 2012 hampir berakhir, CFC memperkirakan jumlah sumbangan melampaui harapan, sebuah berita gembira bagi organisasi-organisasi amal yang kekurangan sumbangan di tengah-tengah suasana perekonomian yang lesu ini.
XS
SM
MD
LG