Tautan-tautan Akses

Pembuat Misil Rusia: MH17 Ditembak Jatuh Misil Ukraina

  • Associated Press

TOPSHOTS-- AFP PICTURES OF THE YEAR 2014 --A photo taken on July 23, 2014 shows the crash site of the downed Malaysia Airlines flight MH17, in a field near the village of Grabove, in the Donetsk region. The first bodies from flight MH17 arrived in the Net

TOPSHOTS-- AFP PICTURES OF THE YEAR 2014 --A photo taken on July 23, 2014 shows the crash site of the downed Malaysia Airlines flight MH17, in a field near the village of Grabove, in the Donetsk region. The first bodies from flight MH17 arrived in the Net

Pembuat sistem misil pertahanan Rusia, Buk, mengatakan Selasa bahwa mereka telah menyimpulkan bahwa Malaysia Airlines penerbangan MH17 ditembak jatuh oleh versi lama misil Buk, yang tidak digunakan oleh militer Rusia tapi merupakan bagian dari persenjataan militer Ukraina.

Kontroversi berlanjut mengenai siapa yang sebenarnya menembak jatuh pesawat tersebut tahun lalu di atas Ukraina bagian timur, menewaskan 298 orang di dalamnya. Ukraina dan negara-negara Barat mencurigai pesawat dihancurkan oleh misil daratan-ke-udara yang ditembakkan oleh pasukan Rusia atau kelompok separatis yang didukung oleh Rusia. Rusia menolak tuduhan tersebut.

Mikhail Malyshevsky, seorang penasehat bagi direktur jenderal pembuat misil tersebut, konsorsium Almaz-Antei yang dikendalikan pemerintah Rusia, mengatakan dalam konferensi pers Selasa bahwa analisisnya didasarkan pada foto-foto reruntuhan pesawat yang tersedia bagi publik. Ia mengatakan lubang-lubang yang terlihat di bagian-bagian pesawat tampak konsisten dengan sebuah tipe spesifik misil Buk dan hulu ledaknya.

Tiap subtipe Buk dilengkapi dengan potongan-potongan logam kecil di hulu ledaknya. Variasi misil ini menjadi bagian dari militer Ukraina, dan tidak dimiliki Rusia, menurut direktur Almaz-Antei Yan Novikov.

Novikov mengatakan 2004 lalu, Ukraina mengontak konsorsium tersebut mengenai perawatan sistem Buk-nya, dan mengungkap bahwa mereka memiliki 991 misil jenis tersebut.

Para pemberontak telah berulang kali membantah mereka memiliki peluncur misil Buk yang berfungsi saat MH17 ditembak jatuh, walaupun salah satu di antaranya terlihat oleh para reporter AP di wilayah Snizhne yang dikontrol oleh separatis, hanya beberapa jam sebelum pesawat jatuh.

Pejabat dan media pemerintah Rusia telah sebelumnya mengatakan mereka mencurigai pesawat tersebut ditembak oleh sebuah pesawat perang Ukraina.

"Pertama-tama mereka mengatakan itu bukan misil Buk. Sekarang, tiba-tiba, mereka mengatakan itu misil Buk, tapi bukan mereka yang meluncurkan. Jadi saya berpikiran kredibilitasnya tidak 100 persen," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Marie Harf di Washington.

Juru bicara militer Ukraina Vladislav Seleznev dikutip oleh kantor berita Interfax mengatakan, Selasa, foto-foto dan materi video saat itu menunjukkan keberadaan Buk di teritori yang dikuasai oleh para pemberontak.

Novikov dan Malyshevsky mengatakan bahwa analisis perusahaan tersebut terhadap hantaman potongan-potongan logam kecil terhadap bagian-bagian pesawat memungkinkan mereka untuk mengetahui lokasi peluncur misil, yang menurut mereka terletak dekat kota Zaroshenske. Misil dari Snizhne akan menghasilkan kehancuran yang berbeda, kata mereka.

Para pejabat Almaz-Antei tidak secara langsung menuding Ukraina, tapi pernyataan mereka mengisyaratkan hal tersebut.

Juru bicara Dewan Keselamatan Belanda, yang menyelidiki kecelakaan tersebut, menolak mengomentari pernyataan konsorsium tersebut. Laporan dari lembaga ini dijadwalkan untuk keluar bulan Oktober.

XS
SM
MD
LG