Tautan-tautan Akses

Gedung Putih: ISIS Ancaman Lebih Besar Dibanding Sebelumnya


Deputi penasihat keamanan untuk Presiden AS Barack Obama Ben Rhodes

Deputi penasihat keamanan untuk Presiden AS Barack Obama Ben Rhodes

Pemerintahan Presiden Barack Obama mengatakan pembunuhan wartawan AS James Foley oleh militan ISIS merupakan sebuah serangan teroris langsung terhadap Amerika.

Deputi penasihat keamanan Obama Ben Rhodes, mengatakan Jumat, Amerika siap mengambil tindakan selanjutnya terhadap militan ISIS guna melindungi warga Amerika, dan karena kelompok ini merupakan sebuah ancaman jauh lebih besar dibandingkan enam bulan yang lalu. Dalam memutuskan serangan udara berikutnya, Rhodes mengatakan, kegiatan militer Amerika tidak akan dibatasi oleh perbatasan.

ISIS berhasil merebut daerah yang luas di Irak Utara dan Suriah Timur selama enam minggu terakhir, dan mereka bergerak bebas antara ke dua negara itu.

Dalam perkembangan terpisah Jumat, sebuah serangan besar-besaran terhadap sebuah mesjid Muslim Sunni di Baghdad timur laut tampaknya memperlemah usaha pemerintah yang dipimpin Syiah untuk menjembatani perpecahan sektarian dan membentuk sebuah front kesatuan terhadap militan ISIS. Puluhan orang tewas ketika mereka sedang sembahyang Jumat.

Saksi mata dan tokoh agama Sunni menuduh milisi garis keras Syiah melakukan serangan ini, tetapi beberapa komandan militer pemerintah mengatakan, mereka curiga ISIS yang bertanggung jawab atas pembantaian ini.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika, Marie Harf, mengecam serangan itu dan katanya, pemimpin-pemimpin Irak lintas spektrum politik harus membantu penyatuan negara terhadap kelompok ekstremis yang mempergunakan kekerasan. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mengecam serangan.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry berbicara lewat telepon Jumat dengan Menteri Luar Negeri Hoshyar Zebari tentang situasi di Irak. Departemen Luar Negeri mengatakan, Kerry mengungkapkan dukungan kuatnya bagi pembentukan pemerintahan baru dan mendesak Zebari untuk mendorong semua pihak agar bekerja sama. Departemen Luar Negeri mengatakan keduanya juga sepakat Irak, Amerika dan masyarakat kawasan dan internasional harus bekerja sama dalam menghadapi ancaman dari militan ISIS.

XS
SM
MD
LG