Tautan-tautan Akses

Menteri Pertanian Jepang Mundur Menyusul Kemelut Dana Politik


Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, Koya Nishikawa (dua dari kiri), mengundurkan diri dari jabatannya, Senin (23/2).

Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, Koya Nishikawa (dua dari kiri), mengundurkan diri dari jabatannya, Senin (23/2).

Koya Nishikawa, yang mengepalai Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, meninggalkan jabatannya dalam pemerintahan Jepang, Senin (23/2).

Menteri Pertanian Jepang telah meletakkan jabatan setelah timbul pertanyaan-pertanyaan tentang cara dia menangani sumbangan-sumbangan dana politik.

Koya Nishikawa, yang mengepalai Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, mengatakan hari Senin (23/2), dia ingin menghindari terganggunya sidang-sidang parlemen dan memilih untuk meninggalkan jabatannya dalam pemerintahan.

PM Shinzo Abe mengatakan kepada wartawan, semula dia keberatan, namun akhirnya menerima pengunduran diri Nishikawa itu. Abe menambahkan, dia menunjuk legislator Yoshimasa Hayashi, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri pertanian sebelum Nishikawa, dan sebelum penyusunan kembali Kabinet, September tahun lalu, untuk memegang jabatan itu kembali.

Berbagai persoalan muncul berkenaan sumbangan sebanyak 1 juta yen atau $8.400 kepada Partai Demokratik Liberal yang berkuasa, dari sebuah perusahaan yang dijalankan oleh ikatan produsen gula, yang telah menerima subsidi pemerintah.

XS
SM
MD
LG