Tautan-tautan Akses

Menteri Kehakiman Afsel Pertanyakan Tuduhan Atas Penambang


Polisi memberikan instruksi pada penambang yang terluka setelah ditembak polisi di Rustenberg, Afrika Selatan. (Foto: Reuters)

Polisi memberikan instruksi pada penambang yang terluka setelah ditembak polisi di Rustenberg, Afrika Selatan. (Foto: Reuters)

Keputusan Kejaksaan Afrika Selatan dipertanyakan karena menuduh pekerja tambang yang mogok membunuh rekan-rekan mereka yang ditembak polisi.

Menteri kehakiman Afrika Selatan meminta para jaksa memberikan keterangan mengapa para pekerja tambang yang mogok dikenai tuduhan pembunuhan 34 rekan mereka yang jelas-jelas ditembak polisi.

Menteri Jeff Radebe menyampaikan permintaan itu Jumat (31/8) dengan mengatakan keputusan kejaksaan Afrika Selatan memicu rasa "terkejut, panik, dan bingung."

Tim jaksa Kamis menuduh 270 penambang dengan menggunakan undang-undang yang kabur dimana orang-orang yang berada di tempat terjadinya kejahatan dapat dituduh sebagai kaki tangan dalam kejahatan itu.

Menurut undang-undang dari era aparteid itu, para penambang dapat dipersalahkan atas kematian rekan-rekan mereka meskipun polisi adalah pihak yang melakukan penembakan dalam insiden 16 Agustus itu.

Tim jaksa mengatakan polisi terpaksa menembak para penambang itu karena mereka menyerang petugas dengan parang dan pentungan. Polisi mengatakan para penambang telah menembakkan sedikitnya satu senjata.
XS
SM
MD
LG