Tautan-tautan Akses

Menlu Kerry Lanjutkan Lawatan ke Yordania, Arab Saudi


Hari Minggu (5/1), Menlu AS John Kerry bertemu Raja Yordania Abdullah di Amman membahas perundingan damai Israel-Palestina.

Hari Minggu (5/1), Menlu AS John Kerry bertemu Raja Yordania Abdullah di Amman membahas perundingan damai Israel-Palestina.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry menuju Arab Saudi setelah kunjungan di Yordania dalam lawatan ke Timur Tengah untuk menghidupkan perundingan Israel-Palestina.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry menuju Arab Saudi setelah kunjungan di Yordania dan dalam lawatan sebelumnya melakukan perundingan intensif selama empat hari dengan pemimpin-pemimpin Israel dan Palestina.

Menlu Kerry mengatakan Minggu (5/1), Israel dan Palestina mencapai beberapa kemajuan dalam perundingan damai, meskipun tetap ada kemungkinan bahwa tidak ada kesepakatan yang tercapai.

Sebelum meninggalkan Yerusalem, Kerry mengatakan kepada para wartawan bahwa pembicaraan yang dilakukannya dengan Benjamin Netanyahu dan Mahmoud Abbas berlangsung intensif dan produktif.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry bertemu pemimpin Palestina Mahmoud Abbas tiga kali. Seusai pertemuan ia mengatakan kepada wartawan bahwa mereka membahas kerangka kerja untuk menjadi panduan perundingan tentang penyelesaian akhir. Ketua tim perunding Palestina Saeb Erekat mengatakan ini mencakup seluruh isu-isu penting.

John Kerry juga tiga kali bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang memuji upaya Kerry. Tetapi dalam pertemuan kabinet hari Minggu, Netanyahu mengatakan masih ada beberapa keprihatinan utama.

Netanyahu mengatakan warga Palestina masih menolak mengakui negara Yahudi itu. “Hak kami untuk berada di sini,” ujar pemimpin Israel itu. Ada beberapa isu lainnya, tetapi pengakuan ini menurutnya adalah masalah paling mendasar.

John Kerry mengatakan ia berencana memberi penjelasan singkat kepada Liga Arab tentang perundingan tersebut dan siap kembali untuk berdiskusi.

Hari Minggu (5/1), Menlu Kerry menghabiskan waktu selama satu jam bersama Raja Yordania Abdullah di Amman membahas perundingan damai Israel-Palestina, perang saudara di Suriah dan aksi kekerasan di Irak. Ia kemudian terbang ke Riyadh untuk bicara dengan Raja Arab Saudi Abdullah. Ini merupakan kunjungan ke-10 yang dilakukan Kerry ke Timur Tengah sejak bulan Maret lalu.

Terkait Irak, Kerry mengatakan Amerika mendukung pemerintah Irak selama memerangi militan Al Qaeda yang telah mengambil-alih dua kota di propinsi Anbar. Tetapi ia mengatakan Amerika tidak akan mengirim pasukan apapun ke Irak, dan menyebut pertempuran itu “urusan dalam negeri Irak”.

Kerry juga mengatakan Iran mungkin akan memainkan peran dalam perundingan damai Suriah yang dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini di Jenewa. Tetapi ia menambahkan ada pembatasan peran jika Iran tidak menerima secara resmi tujuan konferensi itu, yaitu menciptakan pemerintah transisi untuk memimpin Suriah jika Presiden Bashar Al Assad bisa dibujuk untuk mengundurkan diri.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG