Tautan-tautan Akses

Menlu Jerman Desak Pembicaraan Uni Eropa soal Keanggotaan Turki


Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle

Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle

Menlu Guido Westerwelle mengatakan, Turki memegang peranan yang strategis di kawasan sekitarnya yang sedang mengalami pergolakan.

Menteri Luar Negeri Jerman menyerukan pembicaraan yang “adil dan hormat” dengan Turki mengenai usahanya untuk menjadi anggota penuh Uni Eropa.

Berbicara dalam jumpa pers di Istanbul hari Jumat, Guido Westerwelle mengatakan Turki memegang peranan yang strategis di kawasan sekitarnya, di mana beberapa negara sedang mengalami pergolakan rakyat yang menentang pemerintah yang menindas.

Westerwelle mengatakan kawasan sekitar Turki sedang mengalami transformasi bersejarah dan ini adalah alasan yang perlu untuk membuka kembali pembicaraan mengenai usaha negara itu untuk memasuki Uni Eropa.

Westerwelle mengatakan demikian dengan didampingi oleh menteri luar negeri Turki dalam kunjungan di negara itu, yang terletak di antara Eropa dan Timur Tengah.

Para pejabat Uni Eropa membuka pembicaraan keanggotaan dengan pemerintah Ankara tahun 2005. Tetapi, proses tersebut telah sangat lambat sejak itu, dimana Perancis dan Jerman mengemukakan keberatan untuk menerima Turki yang mayoritas Muslim itu menjadi anggota Uni Eropa.

Uni Eropa telah membekukan pembicaraan mengenai 8 bidang utama dalam proses penerimaan yang panjang, dalam usaha untuk mendorong Turki membuka pelabuhan-pelabuhannya bagi Siprus.

Turki tidak mengakui pemerintah Siprus Yunani itu, dan telah memihak Siprus Turki di utara dalam konfrontasi 36 tahun yang telah membagi dua negara pulau Laut Tengah tersebut. Pembicaraan rekonsiliasi yang sedang berjalan mulai tahun 2008 antara Siprus Turki di Utara dan Siprus Yunani di selatan, tetapi sebegitu jauh telah gagal menghasilkan penyelesaian.

XS
SM
MD
LG