Tautan-tautan Akses

Menlu Clinton Kutuk Pemboman di Maroko


Ledakan di kawasan wisata di Marrakech, Maroko menewaskan sedikitnya 16 orang, Kamis (28/4).

Ledakan di kawasan wisata di Marrakech, Maroko menewaskan sedikitnya 16 orang, Kamis (28/4).

Clinton menyebut serangan teroris di Marrakech itu serangan pengecut dan mengatakan AS telah menawarkan bantuan kepada pemerintah Maroko.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengutuk pemboman di Maroko hari Kamis yang menewaskan paling sedikit 16 orang.

Dalam pernyataan yang dirilis Kamis malam, Clinton menyebut serangan teroris itu serangan pengecut, dan mengatakan Amerika Serikat telah menawarkan bantuan kepada pemerintah Maroko sementara pemerintah menyelidiki insiden itu.

Ledakan itu menghancurkan bagian depan kafe dua tingkat di lapangan Jemaa el-Fna di jantung kota tua Marrakesh. Pihak berwenang mengatakan paling sedikit 10 orang asing adalah diantara yang tewas.

Para pejabat Maroko mengatakan teroris kemungkinan besar pelaku pemboman itu, tetapi belum menyebutkan secara khusus kelompok tertentu. Beberapa pejabat dan saksi mata mengatakan tampaknya seorang pembom bunuh diri barangkali telah menyebabkan ledakan tersebut.

Raja Maroko Mohammed telah memerintahkan dilakukannya penyelidikan yang cepat atas serangan itu. Dalam pernyataan, dia juga mengungkapkan rasa belasungkawa kepada para korban.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan dia “terkejut” oleh pemboman itu dan mengatakan “tidak ada tujuan politik membenarkan atau diuntungkan oleh tindakan-tindakan keji seperti itu.”

Maroko diguncang oleh serangkaian serangan ekstremis Islam tahun 2003 yang menyebabkan 45 orang tewas, termasuk 12 orang pembom bunuh diri.

XS
SM
MD
LG