Tautan-tautan Akses

Menlu Clinton: Banyak Alasan untuk Optimis di Birma


Menlu AS Hillary Rodham Clinton menyatakan optimis dengan perubahan politik di Birma.

Menlu AS Hillary Rodham Clinton menyatakan optimis dengan perubahan politik di Birma.

Clinton mengatakan hari Kamis, para pemimpin Birma telah menunjukkan 'tanda-tanda sambutan yang menggembirakan'.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan ada sejumlah harapan untuk optimis terhadap Birma, di mana pemerintah baru menjanjikan reformasi demokratis.

Menteri Luar Negeri Hillary Clinton bertemu Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd hari Kamis di San Fransisco.

Clinton mengatakan para pemimpin Birma telah menunjukkan “tanda-tanda sambutan yang menggembirakan”, termasuk pembicaraan dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi, dan mengijinkannya berbicara pada sebuah acara demokrasi PBB di Rangoon pekan ini.

Tetapi Clinton mengatakan Amerika masih memiliki sejumlah pertanyaan serius tentang sikap Birma terhadap etnis minoritas, status atas lebih dari dua ribu tahanan politik dan hubungan Birma dengan Korea Utara.

Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd mengatakan, Australia juga menyambut baik sejumlah langkah Birma baru-baru ini. Tetapi ia mengatakan jika Birma ingin berhubungan kembali dengan masyarakat internasional, Birma harus membebaskan seluruh tahanan politik dan memungkinkan lebih banyak kebebasan politik.

Sebuah pemerintahan sipil mengambil alih Birma bulan Maret setelah bertahun-tahun di bawah kekuasaan militer. Tetapi pemerintah baru ini didominasi oleh perwira-perwira militer, dan para kritikus mengatakan mereka ragu jika perwira-perwira itu berkomitmen terhadap demokrasi yang sesungguhnya.

XS
SM
MD
LG