Tautan-tautan Akses

Menlu Clinton: AS Pertimbangkan Semua Opsi dalam Krisis Libya


Menlu AS Hillary Clinton mengatakan 'tak ada opsi yang dikesampingkan' dalam menanggapi krisis Libya.

Menlu AS Hillary Clinton mengatakan 'tak ada opsi yang dikesampingkan' dalam menanggapi krisis Libya.

Clinton mengatakan AS bekerja bersama mitra-mitranya untuk melancarkan sebuah tanggapan efektif terhadap krisis di Libya.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan “tak ada opsi yang dikesampingkan” sementara Amerika menelusuri semua opsi yang mungkin guna menghentikan penumpasan kejam oleh pemerintah Libya terhadap warganegaranya.

Clinton mengatakan kepada reporter pada sebuah konferensi pers di Dewan HAM PBB di Jenewa Senin bahwa pemimpin Libya Moammar Ghadafi telah kehilangan “kewenangan untuk memerintah” dan harus undur diri “tanpa penundaan lebih lama lagi.”

Ia mengatakan Amerika bekerja bersama mitra-mitranya untuk melancarkan sebuah tanggapan efektif terhadap krisis di Libya.

Clinton mengatakan Amerika telah mengenyampingkan 10 juta dolar untuk bantuan darurat guna mendukung organisasi-organisasi di lapangan di Libya, dan akan segera mengutus dua tim kemanusiaan untuk membantu pengungsi di perbatasan Libya dengan Tunisia dan Mesir.

Sementara itu, pejabat Uni Eropa yang bertemu di Brussels mengatakan blok beranggotakan 27 negara itu menyetujui sebuah paket sanksi terhadap pemimpin Libya Moammar Gadhafi, sehingga memperkuat langkah-langkah yang diberlakukan DK PBB minggu lalu.

Pejabat mengatakan sanksi Uni Eropa termasuk embargo senjata, pembekuan aset dan larangan penerbitan visa bagi Gadhafi dan para pembantu dekatnya, langkah-langkah yang sudah masuk dalam resolusi DK PBB dari Sabtu yang lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton Senin mengatakan di hadapan sebuah konferensi HAM di Jenewa bahwa Ghadafi harus segera turun segera. Ia mengatakan rakyat Libya harus membentuk pemerintahan mereka sendiri. Ia mendesak masyarakat internasional untuk bekerja sama dalam melaksanakan langkah-langkah terhadap Libya ini dan katanya, Washington tetap membuka berbagai opsi untuk membantu menghentikan penumpasan pemerintah di Libya.

Pejabat Uni Eropa mengatakan, Uni Eropa melarang penjualan peralatan yang bisa dipakai oleh pemerintah Gadhafi untuk memberangus pengunjuk rasa yang memulai sebuah pembrontakan terhadap kekuasaannya selaam 42 tahun itu.

Para Menteri Luar Negeri Uni Eropa dan rekan setara internasional mereka betemu Senin di Jenewa di sela-sela sesi Dewan HAM PBB guna mengkoordinir langkah selanjutnya terhadap Gadhafi.

XS
SM
MD
LG