Tautan-tautan Akses

Menlu China Marahi Wartawan karena Bertanya Soal HAM


PM Kanada, Justin Trudeau (kanan) bersama Menlu China Wang Yi di Ottawa, Ontario, Kanada (1/6).

PM Kanada, Justin Trudeau (kanan) bersama Menlu China Wang Yi di Ottawa, Ontario, Kanada (1/6).

Menlu China Wang Yi menyatakan ratusan juta orang telah dikeluarkan dari kemiskinan dan konstitusi China menjamin perlindungan dan dimajukannya HAM.

Bukan rahasia lagi para pemimpin komunis China tidak suka catatan hak asasi mereka dipertanyakan. Tetapi berdasarkan respon Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Kanada, Rabu (1/6), jelaslah bahwa topik tersebut seharusnya tidak dikemukakan.

Berbicara dengan wartawan pada akhir lawatan ke Kanada yang banyak dipublikasikan, pada saat kedua negara dikatakan memasuki era hubungan keemasan baru, Wang memarahi seorang wartawan, karena mengajukan pertanyaan mengenai catatan HAM China.

Dalam tanggapannya, Wang bertanya apakah wartawan itu pernah ke China dan berpendapat bahwa pertanyaan yang diajukan penuh “kesombongan” dan “prasangka” serta “sama sekali tidak dapat diterima.”

“Saya ingin menyarankan agar Anda tidak mengajukan pertanyaan dengan cara yang tidak bertanggungjawab,” ujar Wang. “Kami menyambut saran yang disertai niat baik, tetapi kami menolak tuduhan yang tak beralasan atau tidak terjamin.”

Wang kemudian mengemukakan argumen yang kerap digunakan pemerintahnya sewaktu hal serupa diajukan, dengan menyatakan ratusan juta orang telah dikeluarkan dari kemiskinan dan bahwa konstitusi China menjamin perlindungan dan dimajukannya HAM.

Ia menambahkan bahwa yang paling memahami situasi HAM di China adalah rakyat China sendiri. “Anda tidak berhak berbicara mengenai HAM China,” katanya. “Rakyat Chinalah yang memiliki hak berbicara mengenai HAM China.” [uh/ab]

XS
SM
MD
LG