Tautan-tautan Akses

AS

Menlu AS Prihatin Dukungan Iran Terhadap Pemberontak Yaman


Menlu Amerika Serikat John Kerry (Foto: dok).

Menlu Amerika Serikat John Kerry (Foto: dok).

Amerika Serikat akan memantau dengan seksama dukungan Iran terhadap pemberontak, termasuk pengiriman bahan logistik dari Iran dan sejumlah penerbangan dari Iran ke Yaman setiap pekan.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan Washington sangat prihatin atas bantuan Iran kepada pemberontak Syiah di Yaman. Komentar itu disampaikannya setelah adanya laporan yang menyebutkan armada angkatan laut Iran bertolak menuju perairan dekat negara Teluk Persia itu.

Press TV Iran melaporkan hari Rabu, sebuah kapal perusak Iran dan satu lagi kapal perang lainnya, berangkat ke perairan dekat Yaman, di mana serangan udara pimpinan Arab Saudi sedang berusaha menghentikan gerakan maju pemberontak Houthi.

Laksamana Muda Iran Habibollah Sayyari mengutarakan, armada itu akan mengamankan “jalur pelayaran Iran” dan melindungi “kepentingan negara tersebut di tengah laut.” Ia menambahkan armada tersebut juga akan berusaha mengamankan kapal-kapal dari perompak.

Berbicara dalam siaran berita PBS Newshour, Kerry mengemukakan, Amerika Serikat akan memantau dengan seksama dukungan Iran terhadap pemberontak, termasuk pengiriman bahan logistik dari Iran dan sejumlah penerbangan dari Iran ke Yaman setiap pekan.

Kerry mengatakan, Amerika Serikat yang telah mendukung serangan udara Arab dengan senjata, informasi intelijen, dan dukungan lain, jelas “tidak mencari konfrontasi.”

“Tetapi kami tidak akan menjauhkan diri dari sekutu dan sahabat kami, serta faham akan perlunya mendampingi sahabat yang merasa terancam, sebagai konsekuensi pilihan yang mungkin diambil oleh Iran,” tambahnya.

Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidato hari Kamis (9/4), mengatakan bahwa serangan udara di Yaman adalah "keliru" dan tidak akan berhasil. Pidato televisinya itu juga mencakup seruan agar diadakan gencatan senjata di Yaman.

XS
SM
MD
LG