Tautan-tautan Akses

AS

Menlu AS: Peluncuran Misil Korea Utara Merupakan Kekeliruan Besar


Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Korea Selatan Byung-se di Seoul (12/4).

Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Korea Selatan Byung-se di Seoul (12/4).

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan Korea Utara melakukan kekeliruan besar jika melaksanakan ancamannya untuk melangsungkan uji misil yang menurut para pejabat dapat berlangsung setiap saat.

Berbicara di samping sejawatnya dari Korea Selatan di Seoul, Jumat (12/4), Kerry mengatakan Korea Utara tidak akan diakui masyarakat internasional sebagai negara bersenjatakan nuklir.

Kerry mengatakan, Pentagon berpegang pada asumsi bahwa Korea Utara belum memiliki kemampuan untuk menempatkan hulu ledak nuklir pada misil balistik, meskipun laporan intelijen Amerika menduga Korea Utara telah mampu melakukannya.

Menteri Luar negeri Amerika John Kerry tiba hari Jumat di Seoul, di tengah-tengah keprihatinan bahwa Korea Utara akan segera melakukan percobaan misil yang provokatif.

Kerry akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Korea Selatan, termasuk Presiden Park Geun-hye dalam kunjungannya. Ia juga dijadwalkan akan menemui para komandan militer Amerika yang berada di Pangkalan Militer AS di negara tersebut.

Kunjungan Menlu AS diadakan di tengah spekulasi yang meningkat bahwa Korea Utara bersiap-siap untuk melakukan uji coba misil jarak menengah untuk menunjukkan kemampuannya mencapai sarana Amerika di kawasan itu.

Pyongyang baru-baru ini mengulang kembali ancamannya untuk melangsungkan perang nuklir terhadap Amerika. Negara itu juga memperingatkan bahwa mereka kini dalam tahap akhir pelaksanaan uji misil baru yang akan menunjukkan kemampuannya untuk melakukan itu.

Kerry mengutuk ancaman itu dengan mengatakan rakyat Korea Utara sangat membutuhkan makanan, bukan peluncuran misil. Rakyat Korea Utara, katanya juga, membutuhkan peluang, bukan pemimpin yang suka unjuk kekuatan.

Ia mengatakan, Amerika tidak akan ragu membela diri dan sekutu-sekutunya, dan mengulang kembali seruan Washington agar Pyongyang terlibat dalam pembicaraan yang ditujukan untuk melucuti program nuklirnya.

Seorang pejabat Amerika di Seoul mengatakan tidak ada tanda peluncuran segera misil Misudan Korea Utara, yang diyakini mempunyai jangkauan 3.500 kilometer dan mengancam pangkalan-pangkalan Amerika di Jepang atau Guam.

Sebagian orang yakin Pyongyang akan mengkoordinasi percobaan misil yang akan mendominasi kepala berita itu dengan kedatangan Kerry. Seoul telah mengatakan mereka memperkirakan uji coba tersebut akan dilakukan menjelang perayaan kelahiran hari Senin pemimpin pendiri Korea Utara Kim Il Sung.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG