Tautan-tautan Akses

Menlu AS Kerry Nyatakan Solidaritas untuk Korban Serangan Teror di Brussels


Menlu AS John Kerry meletakkan karangan bunga di bandara Brussel untuk menghormati korban serangan baru-baru ini di kota iru (25/3).

Menlu AS John Kerry meletakkan karangan bunga di bandara Brussel untuk menghormati korban serangan baru-baru ini di kota iru (25/3).

Pihak berwenang Belgia terus mencari petunjuk mengenai bagaimana serangan itu terjadi di tengah keamanan yang meningkat dan penyelidikan terhadap militan berbasis di Brussels yang menyerang Paris pada bulan November.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu dengan Perdana Menteri Belgia Charles Michel, Jumat (25/3) untuk menyampaikan bela sungkawa setelah serangan teror hari Selasa (dan menawarkan dukungan AS dalam penyelidikan Belgia dan upaya kontra-terorisme pada masa depan.

Berbicara pertama dalam bahasa Inggris, kemudian Perancis, dan kemudian dalam bahasa Flemish, Kerry mengatakan, "We Are Brussels," memodifikasi sebuah ungkapan yang populer setelah serangan Charlie Hebdo di Paris dan digunakan untuk mengungkapkan solidaritas dengan para korban serangan teror.

Dalam konferensi pers setelah pertemuan itu, Kerry menyampaikan beberapa komentar langsung pada mereka yang terlibat dalam serangan teroris, mengatakan "kami tidak akan terintimidasi. Kami tidak akan tergoyahkan." Dia berjanji bahwa masyarakat internasional akan bekerja sampai "menghilangkan waham nihilistik dan pengecut Anda dari muka bumi."

Dia menambahkan bahwa penting untuk menanggapi kebiadaban dengan kesantunan. Dia mengatakan janji untuk membantu satu sama lain adalah pernyataan tak tertandingi kekuatannya.

Juga Jumat, seorang pejabat AS mengatakan, dua orang Amerika termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan teror hari Selasa. Pejabat itu tidak memberikan rincian tentang identitas atau keadaan kematiannya. NBC News yang berbasis AS melaporkan bahwa para pejabat masih berusaha memberitahu keluarga korban.

Kerry adalah salah satu pejabat tinggi asing pertama yang mendarat di bandara itu sejak serangan teroris. Koresponden VOA yang mengikuti Kerry mengatakan daerah itu masih dinyatakan sebagai TKP.

Selama kunjungan lima jam Kerry juga akan bertemu dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, dan akan meletakkan karangan bunga di bandara sebagai penghormatan kepada para korban.

Pihak berwenang Belgia terus mencari petunjuk mengenai bagaimana serangan itu terjadi di tengah keamanan yang meningkat dan penyelidikan terhadap militan berbasis di Brussels yang menyerang Paris pada bulan November.

Sementara itu, pejabat AS telah mengatakan kepada wartawan bahwa kakak-adik yang melakukan serangan hari Selasa, Ibrahim dan Khalid El Bakraoui, berada dalam daftar pantau terorisme di Amerika Serikat. Jaksa federal Belgia mengatakan enam orang telah ditahan karena kemungkinan terkait serangan itu.

Jaksa mengatakan penggerebekan yang berujung pada penangkapan itu berlangsung di tengah kota Brussels, Jette dan Schaerbeek, permukiman di mana polisi sebelumnya pekan ini menemukan tumpukan bahan peledak di sebuah apartemen yang digunakan oleh pembom. [as/lt]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG