Tautan-tautan Akses

AS

Menlu Kerry Kecilkan Ketegangan AS-Saudi


Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Arab Saudi Saud al-Faisal sebelum pertemuan di Jeddah 25 Juni lalu (foto: dok).

Menlu AS John Kerry (kiri) dan Menlu Arab Saudi Saud al-Faisal sebelum pertemuan di Jeddah 25 Juni lalu (foto: dok).

Menlu AS John Kerry hari Selasa (22/10) mengatakan ia yakin kedua negara sepaham sehari setelah pertemuan dengan Menlu Arab Saudi Saud al-Faisal.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry tidak membesar-besarkan sejumlah laporan mengenai adanya kerenggangan signifikan antara Amerika dan Arab Saudi.

Kerry hari Selasa mengatakan ia “yakin kedua negara sepaham” seusai pertemuannya hari Senin di Paris dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Saud al-Faisal.

Kerry juga mengatakan Amerika akan terus berkonsultasi dengan Arab Saudi, seperti selama ini, tentang isu-isu yang menjadi keprihatinan bersama.

Pejabat-pejabat Arab Saudi mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan dengan Amerika karena Washington tidak melancarkan serangan militer terhadap pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad, setelah rezim itu terduga menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil bulan Agustus.

Arab Saudi juga khawatir mengenai arah perundingan nuklir – dan kemungkinan rekonsiliasi – antara Amerika dan Iran.

Sementara itu dalam pertemuan di London Selasa (22/10), Menlu Kerry terus berupaya dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan utusan PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi untuk mengatur perundingan damai Suriah di Jenewa akhir bulan depan.

Konflik di Suriah telah menewaskan lebih dari 100.000 orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi sejak Maret 2011.

Berbagai upaya mengakhiri 2,5 tahun pertumpahan darah di Suriah menghadapi sejumlah kerumitan yang bisa menunda lagi penyelesaian yang dirundingkan.

Para pejabat dari 11 negara yang dikenal sebagai Sahabat Suriah hari Selasa di London bertemu dengan pihak oposisi Suriah. Tetapi meski ada desakan dari Amerika dan Inggris, pihak oposisi Suriah masih belum setuju untuk menghadiri konferensi yang diharapkan berlangsung di Jenewa.

Presiden Koalisi Nasional Suriah Ahmad Jarba mengatakan tidak akan ada perundingan sebelum ada rencana jelas bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mundur.

Para pejabat Amerika dan Inggris menghimbau lagi semua pihak untuk duduk dan berunding, dan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan Assad pada akhirnya harus mundur.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry juga mengingatkan senjata jangan digunakan untuk mengakhiri konflik itu.
XS
SM
MD
LG