Tautan-tautan Akses

Menlu AS Kecam Penyangkal Perubahan Iklim di Konferensi PBB


Menlu Amerika Serikat John Kerry di Wellington, Selandia Baru, 13 November 2016 (Foto: dok).

Menlu Amerika Serikat John Kerry di Wellington, Selandia Baru, 13 November 2016 (Foto: dok).

Presiden terpilih Trump dalam kampanyenya bersumpah akan membatalkan partisipasi AS pada kesepakatan tahun lalu tersebut, di mana hampir 200 negara setuju untuk menetapkan batas bagi emisi gas rumah kaca.

Menlu Amerika Serikat John Kerry mengatakan pekerjaan yang telah dilakukan untuk memerangi perubahan iklim tidak akan dibatalkan Presiden terpilih Donald Trump, yang menganggap perubahan iklim sebagai sebuah kebohongan.

"Saya katakan dengan keyakinan, Amerika Serikat sedang berusaha memenuhi target-target internasional yang telah ditetapkan, dan karena keputusan pasar sedang dibuat, saya yakin ini tidak dapat atau tidak akan dibatalkan,” katanya pada konperensi Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Ikllim PBB (COP22) di Marakesh. Pasar yang membuat keputusan, bukan pemerintah. ," lanjut John Kerry.

Kerry menegaskan pentingnya menerapkan persetujuan Paris dan menyebutnya sebagai titik balik atau pemicu keoptimisan.

Presiden terpilih Trump dalam kampanyenya bersumpah akan membatalkan partisipasi AS pada kesepakatan tahun lalu tersebut, di mana hampir 200 negara setuju untuk menetapkan batas bagi emisi gas rumah kaca. Perjanjian Paris mulai berlaku bulan ini setelah cukup banyak pemerintah secara resmi menerima ketentuan-ketentuannya.

Dalam pidatonya, Kerry memperingatkan penyusutan cepat gletser, peningkatan permukaan laut, dan peningkatan mengkhawatirkan temperatur global. [ab/as]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG