Tautan-tautan Akses

AS

Menlu AS: Jendela Diplomatik Terbuka untuk Program Nuklir Iran


Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan jendela diplomasi tentang program nuklir Iran terbuka menjelang perundingan baru antara Iran dan negara-negara Barat. (AP/Jacquelyn Martin)

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan jendela diplomasi tentang program nuklir Iran terbuka menjelang perundingan baru antara Iran dan negara-negara Barat. (AP/Jacquelyn Martin)

Iran dijadwalkan mengikuti perundingan dengan kelima anggota Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman pada Selasa (15/10) dan Rabu di Jenewa.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan jendela diplomasi tentang program nuklir Iran “cracking open (terbuka)” menjelang perundingan baru antara Iran dan negara-negara Barat.

Republik Islam Iran dijadwalkan mengikuti perundingan dengan kelima anggota Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman pada Selasa (15/10) dan Rabu di Jenewa.

Komentar Kerry itu disampaikan setelah seorang perunding senior Iran pada Minggu mengatakan Iran tidak akan memindahkan bahan-bahan nuklirnya ke luar negeri.

Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan kepada stasiun televisi Iran bahwa pemindahan bahan-bahan nuklir Iran ke luar negeri adalah “garis merah” yang tidak bisa dilanggar.

Dalam putaran perundingan sebelumnya, negara-negara Barat mendesak Iran untuk menyerahkan cadangan uranium yang telah diperkaya hingga 20 persen dan mengirimnya ke luar negeri. Uranium pada tingkat itu akan mudah dijadikan senjata nuklir.

Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Iran “akan berunding tentang tingkat pengayaan uranium tersebut”.

Perundingan nuklir ini akan menjadi perundingan pertama sejak Presiden Iran Hassan Rouhani berkuasa Agustus lalu, dan berjanji akan melancarkan usaha diplomatik guna melonggarkan sanksi-sanksi Barat terhadap negaranya.

Pendahulunya, Mahmud Ahmadinejad, menentang tuntutan Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan kegiatan pengayaan uraniumnya, yang menurut negara-negara Barat dilakukan untuk membuat senjata nuklir. Iran berkeras bahwa program nuklirnya hanya ditujukan untuk maksud-maksud damai.
XS
SM
MD
LG