Tautan-tautan Akses

Menlu AS Bertemu Oposisi Ukraina di Jerman


Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam konferensi pers setelah pembicaraan damai Suriah di Jenewa (22/1). (Reuters/Arnd Wiegmann)

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam konferensi pers setelah pembicaraan damai Suriah di Jenewa (22/1). (Reuters/Arnd Wiegmann)

John Kerry memuji oposisi Ukraina atas seruan menentang kekerasan dan keberanian mereka membela demokrasi.

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry diperkirakan akan berbicara dengan anggota oposisi Ukraina dalam kunjungannya di Jerman, yang dimulai Jumat (31/1).

Kerry menyiapkan pertemuan itu dengan berbicara dengan para pemimpin oposisi lewat telepon Kamis (30/1). Ia memuji mereka atas, apa yang disebut seorang juru bicara, seruan menentang kekerasan dan keberanian mereka membela demokrasi.

Para pejabat mengatakan Kerry diperkirakan akan bertemu di Munchen, dengan politisi oposisi Arseny Yatsenyuk dan mantan juara tinju yang beralih menjadi aktivis, Vitali Klitschko.

Sementara itu, Jumat (31/1), demonstran Ukraina menyatakan kemarahan setelah aktivis oposisi Dmytro Bulatov, yang hilang sejak 22 Januari, ditemukan di luar Kyiv Kamis malam (30/1) dengan luka dan memar di wajahnya serta cedera lainnya. Para pendukungnya mengatakan ia diculik dan ditahan selama beberapa hari kemudian ditinggalkan di hutan. Mereka mengatakan ia berjalan ke desa terdekat, di mana ia menghubungi teman-temannya melalui telepon.

Kantor HAM PBB telah mengimbau Presiden Ukraina Viktor Yanukovych untuk menyelidiki berbagai laporan baru-baru ini tentang kematian, penculikan, dan penyiksaan selama berlangsung kerusuhan di negara itu. Seorang juru bicara Komisaris HAM PBB Navi Pillay mengatakan para komisaris “merasa ngeri” dengan laporan-laporan tersebut.

Sebelumnya, hari Kamis (30/1), Presiden Ukraina Viktor Yanukovych mengeluarkan pernyataan yang menuduh para pemimpin oposisi memperuncing krisis politik. Ia mengatakan mereka mendorong orang berdiri di luar dalam cuaca yang sangat dingin hanya untuk memajukan ambisi politik mereka.

Yanukovych mengatakan pemerintah telah memenuhi kewajibannya untuk mengakhiri konfrontasi, antara lain, dengan menawarkan amnesti bersyarat bagi demonstran yang ditangkap dan mengganti perdana menterinya.

Kementerian Pertahanan Ukraina mengeluarkan pernyataan yang mengutip pejabat militer meminta Presiden Yanukovych agar mengambil "tindakan segera" untuk menstabilkan situasi di negara itu.
Pernyataan, yang dimuat di situs kementerian itu, mengatakan bahwa selama pertemuan hari Jumat dengan Menteri Pertahanan Pavel Lebedev, para pejabat militer menyatakan tidak dapat menerima aksi menduduki lembaga negara dengan kekerasan, mengganggu perwakilan negara dan pemerintah daerah untuk melaksanakan tugas mereka.

Pernyataan itu mengutip pejabat yang mengatakan "konflik yang semakin meningkat akan mengancam keutuhan wilayah negara," dan menyerukan agar Yanukovych mengambil langkah cepat untuk menstabilkan situasi dan mencapai masyarakat yang harmonis berdasarkan UU.

Pada hari Minggu, Menteri Pertahanan Lebedev mengatakan kepada kantor berita Rusia Itar-Tass bahwa angkatan bersenjata Ukraina tidak akan ikut campur dalam konflik politik di negara itu.
XS
SM
MD
LG