Tautan-tautan Akses

Menlu AS: Amerika Tetap Berkomitmen Pulihkan Demokrasi di Mesir


Menlu AS John Kerry dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Malaysia (10/10).

Menlu AS John Kerry dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, Malaysia (10/10).

Menteri Luar Negeri AS John Kerry menegaskan bahwa keputusan Amerika Serikat mengurangi bantuan ke Mesir bukan berarti Washington memutuskan hubungan dengan negara itu.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan pemerintahan Obama tetap berkomitmen untuk memulihkan demokrasi di Mesir dan akan tetap terlibat dengan para pemimpin sementara, yang katanya benar-benar memahami komitmen Amerika bagi keberhasilan pemerintahan Mesir, Kamis (10/10).

Departemen Luar Negeri, Rabu (9/10) mengatakan AS akan membekukan bantuan ratusan juta dolar bagi pemerintah Kairo yang didukung militer, sebagian besar dalam bentuk bantuan militer.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, Kamis (10/10) menyebut keputusan itu "keliru" dan mengatakan negaranya berkomitmen untuk melaksanakan peta jalan politik, yang mencakup rencana untuk pemilu tahun depan.

Militer Mesir menggulingkan presiden terpilih secara demokratis, Mohamed Morsi, pada bulan Juli dan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sementara untuk memimpin negara sampai pemilu baru.

Sejak pemecatan itu, sedikitnya 1.000 orang telah tewas, sebagian besar Islamis, dalam penumpasan terhadap militan serta pendukung Morsi dan Ikhwanul Muslimin.
XS
SM
MD
LG