Tautan-tautan Akses

AS

Menhan AS Desak Akhiri Kekerasan Seksual dalam Militer


Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel berpidato dalam upacara kelulusan di Akademi Militer West Point, negara bagian New York (25/5). (AP/Mike Groll)

Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel berpidato dalam upacara kelulusan di Akademi Militer West Point, negara bagian New York (25/5). (AP/Mike Groll)

Di tengah gelombang insiden penyerangan seksual dalam militer Amerika, Menteri Pertahanan Chuck Hagel mendesak diakhirnya kekerasan seksual tersebut.

Dalam pidato untuk para lulusan Akademi Militer West Point di negara bagian New York, Sabtu (25/5), Menteri Pertahanan Amerika Chuck Hagel mendesak diakhirinya kekerasan seksual dalam militer.

Hagel menyebut pelecehan seksual dan perkosaan dalam militer “pengkhianatan besar” pada janji suci dan kepercayaan dan merupakan ancaman yang harus dihilangkan.

Sehari sebelumnya, Presiden Barack Obama menyampaikan pesan serupa pada para lulusan Akademi Angkatan Laut Amerika di Maryland dengan mengatakan perkosaan mengancam kepercayaan dalam angkatan bersenjata Amerika.

Komentar kedua pemimpin itu disampaikan di tengah-tengah gelombang insiden penyerangan seksual dalam militer Amerika yang ramai diberitakan. Salah satu insiden terbaru terjadi di West Point sendiri ketika seorang sersan dikenai tuduhan merekam video kadet perempuan sewaktu mereka sedang mandi.

Sebuah laporan Pentagon baru-baru ini mendapati peningkatan 37 persen dalam laporan tentang “kontak seksual yang tidak dikehendaki” tahun lalu. Diperkirakan ada 26 ribu kejadian seperti itu pada 2012 mulai dari meraba-raba sampai pemerkosaan.

Penangkapan anggota-anggota militer baru-baru ini atas tuduhan pemerkosaan makin mempermalukan militer.

Perkembangan itu telah menyebabkan sebagian anggota Kongres mengusulkan peraturan agar Pentagon lebih keras menangani kejahatan seksual.
XS
SM
MD
LG