Tautan-tautan Akses

Menhan AS: Amerika dan Sekutu Menangkan Perang di Afghanistan


Menhan AS Leon Panetta memuji keberhasilan tentara AS dan NATO di Afghanistan (14/12).

Menhan AS Leon Panetta memuji keberhasilan tentara AS dan NATO di Afghanistan (14/12).

Leon Panetta mengatakan pasukan NATO telah memperlemah Taliban sehingga tak akan mampu menguasai kembali Afghanistan.

Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta mengatakan kepada pasukan Amerika di Afghanistan bahwa Amerika dan sekutu-sekutunya memenangkan perang selama sepuluh tahun terhadap apa yang disebutnya pemberontakan “sangat berat” yang dipimpin Taliban.

Berbicara dalam lawatannya ke pangkalan Amerika di propinsi Paktika hari Rabu, Leon Panetta mengatakan pengorbanan para tentara “berhasil” dengan menurunnya aksi kekerasan oleh para pemberontak hingga ke tingkat terendah dalam lima tahun, meskipun baru-baru ini terjadi serangan yang diberitakan secara luas. Ia juga mengatakan pasukan NATO yang dipimpin Amerika telah memperlemah Taliban ke titik yang membuat para militan tidak mampu meraih kembali wilayah yang terlepas itu.

Menteri Pertahanan Amerika kini dalam lawatan dua hari ke Afghanistan untuk memeriksa kemajuan sejumlah upaya kontra-pemberontakan pimpinan Amerika. Setelah bertemu Presiden Afghanistan Hamid Karzai di Kabul Rabu sore, Leon Panetta mengatakan upaya-upaya itu mencapai “titik balik yang sangat penting” tahun ini.

Dalam konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Leon Panetta, Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan kerjasama NATO dan pasukan Afghanistan telah membawa “stabilitas” di Afghanistan, tetapi kedua pihak harus berbuat lebih banyak untuk memastikan keamanan pada rakyat Afghanistan.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai juga mengatakan Kabul tidak ingin berada di tengah-tengah konfrontasi antara negara tetangganya – Iran – dan Amerika. Ia merujuk pada tindakan Iran menyita sebuah pesawat canggih tanpa awak milik Amerika awal bulan ini. Presiden Amerika Barack Obama telah meminta Iran untuk mengembalikan pesawat itu, tetapi para pejabat Iran telah bertekad untuk merekayasa ulang pesawat itu.

Para pejabat Amerika mengatakan pesawat tanpa awak itu hiliang dalam misi CIA di perbatasan Afghanistan – Iran. Belum jelas bagaimana pesawat itu bisa jatuh di wilayah Iran. Dalam konferensi pers itu, Leon Panetta mengatakan misi pesawat tanpa awak merupakan bagian “operasi inteljen penting” untuk membela Afghanistan dan Amerika. Ia mengatakan operasi-operasi semacam ini akan terus dilanjutkan.

XS
SM
MD
LG