Tautan-tautan Akses

Menhan AS: 70 Sandera yang Dibebaskan Hampir Dieksekusi oleh ISIS


Tentara AS, Sersan Mayor Joshua Wheeler meninggal akibat luka kena tembak ISIS dalam misi penyelamatan sandera di Irak (foto: dok).

Tentara AS, Sersan Mayor Joshua Wheeler meninggal akibat luka kena tembak ISIS dalam misi penyelamatan sandera di Irak (foto: dok).

Menteri Pertahanan AS Ash Carter mengatakan hari Jumat (23/11), ke-70 sandera yang berhasil dibebaskan di kompleks ISIS di Irak, tadinya bakal segera dieksekusi.

Menteri Pertahanan Amerika Ash Carter mengatakan para sandera di kompleks ISIS di Irak tadinya bakal segera dieksekusi, sebelum penggrebekan bersama Amerika-Kurdi yang membebaskan sandera tersebut.

Pada jumpa pers hari Jumat (23/11), Carter mengatakan satu kuburan telah disiapkan bagi para sandera di lokasi itu, yang ia gambarkan sebagai “pusat eksekusi.”

Penggrebekan yang berani di kompleks ISIS di Hawijah, sebelah barat Kirkuk itu, membebaskan kira-kira 70 orang sandera, termasuk paling sedikit 22 anggota pasukan keamanan Irak.

Penggerebekan itu juga mengakibatkan tewasnya seorang tentara Amerika yang pertama dalam pertempuran yang sudah berlangsung satu tahun itu melawan ISIS. Sersan Mayor Joshua Wheeler meninggal akibat luka kena tembak ISIS dalam misi itu.

Seorang juru bicara koalisi yang dipimpin Amerika di Irak, Kolonel Steve Warren, mengatakan kepada VOA bahwa Wheeler kena tembak satu kali, dan mengemukakan bahwa lasykar Kurdi juga menderita korban dalam operasi itu.

Tentara Amerika, karena cenderung mengambil tindakan pada waktu gencarnya pertempuran, mengambil keputusan untuk menolong,” kata Warren. “Komandan di lapangan memutuskan untuk turut bertempur dan membantu untuk membersihkan musuh.”

Warren mengatakan 4 orang sandera sudah dieksekusi di kompleks itu sehari sebelumnya. “Inilah penggerebekan sedramatis ini yang pertama, di belakang garis-depan musuh, menyelamatkan sandera,” katanya. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG