Tautan-tautan Akses

Mendagri Inggris Usulkan Solusi Krisis Migran Eropa


Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May (foto: dok).

Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May (foto: dok).

Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May mengatakan krisis migran Eropa harus ditangani dengan memungkinkan migran kembali ke Afrika dari Eropa.

Berbicara pada hari kedua KTT krisis migran yang dihadiri lebih dari 60 pemimpin Afrika dan Uni Eropa, di ibukota Malta, Valletta Kamis (12/11), Mendagri Inggris Theresa May mengatakan kepada wartawan mereka juga membahas unsur kriminal yang membantu migran melakukan perjalanan berbahaya itu.

May mengatakan KTT Uni Eropa telah menunjukkan diskusi konstruktif antara para pemimpin Afrika dan Eropa.

Dia mengatakan mereka setuju kunci masalah migran Afrika adalah menghentikan pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari orang Afrika yang putus asa dan memastikan orang-orang itu tidak merasa perlu melakukan perjalanan berbahaya ke Eropa.

Para pemimpin Uni Eropa pada KTT itu Kamis menandatangani perjanjian dana perwalian darurat untuk mendukung usaha tersebut. Menurut May, Inggris sendiri menjanjikan lebih dari $ 300 juta.

Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan kalau Uni Eropa tidak memberi bantuan, maka krisis migrasi, yang menyebabkan ratusan ribu orang lari ke Eropa tahun ini, akan terus berlanjut.

KTT ini membahas alasan orang meninggalkan negaranya, pengaturan hukum migrasi yang lebih baik, peningkatan perlindungan bagi migran, pemberantasan penyelundup dan peningkatan kerjasama dengan negara-negara Afrika untuk memulangkan orang-orang yang tidak memenuhi syarat untuk meminta suaka. [as]

XS
SM
MD
LG