Tautan-tautan Akses

Mendag Sidak Harga Bahan Pokok di Bandung

  • R.Teja Wulan

Pedagang daging ayam di Pasar Kosambi, Bandung. Harga daging ayam di pasaran kini cenderung menurun (Foto: VOA/Tedja Wulan)

Pedagang daging ayam di Pasar Kosambi, Bandung. Harga daging ayam di pasaran kini cenderung menurun (Foto: VOA/Tedja Wulan)

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional di Bandung untuk memantau harga berbagai bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional di Kota Bandung, Kamis(10/7). Sidak tersebut dilakukan untuk memantau harga berbagai bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dari hasil pantauan tersebut, beberapa harga bahan pokok relatif stabil dan ada pula yang mengalami penurunan harga. Beberapa harga bahan pokok yang mengalami penurunan yaitu bawang merah, cabai merah, dan daging ayam. Hanya telur ayam dan daging sapi yang hingga saat ini harganya masih terbilang mahal.

“Kita bisa lihat bahwa harga-harga adalah stabil, cenderung menurun. Contohnya adalah bawang merah yang tadinya Rp 28 ribu sudah turun menjadi Rp 25 ribu-Rp 26 ribu. Begitu juga cabe merah, cabe merah keriting, dan cabe rawit merah. Kita juga bisa melihat di situ tadi saya cek adalah harga daging ayam, sudah turun dari Rp 35 ribu menjadi Rp 32 ribu dan Rp 33 ribu,” kata
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.

Dalam kesempatan tersebut Mendag menyatakan bahwa persiapan ketersediaan atau stok bahan pokok di Jawa Barat sudah baik. Sehingga masyarakat pun tidak perlu khawatir akan kesulitan mencari stok bahan pokok yang pada umumnya dibutuhkan saat menjelang Lebaran.

“Saya berterima kasih sama Pak Gubernur bahwa stok dan kesiapan untuk Hari Raya Idul Fitri ini baik,” lanjutnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan persoalan kenaikan harga yang selalu terjadi setiap bulan Ramadan adalah persoalan psikologis, tidak terkait dengan permintaan dan penawaran.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan memperlancar arus distribusi barang kebutuhan pokok dan menyelenggarakan operasi pasar murah di berbagai daerah di Jawa Barat. Untuk penyelenggaraan operasi pasar murah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar.

Salah satu bahan pokok yang dijual di operasi pasar murah adalah daging sapi. Jika di pasaran harga daging sapi mencapai Rp 100 ribu perkilogram, maka di operasi pasar murah harganya menjadi Rp 50 ribu perkilogram. Pasalnya operasi pasar murah ini memang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

“Kita membuat pasar murah dimana-mana, di beberapa kabupaten/kota kita sediakan pasar murah. Jadi masyarakat bisa membeli daging sapi perkilogramnya itu Rp 50 ribu. Kita sediakan di masing-masing titik, biasanya sampai lima ribu bungkus atau lima ribu kilogram,” kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Secara umum, persiapan untuk bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini terbilang cukup baik. Stok bahan pokok yang ada di pasaran pun dinilai sudah mencukupi kebutuhan masyarakat.

XS
SM
MD
LG