Tautan-tautan Akses

Mendag Harap Indonesia Jadi Anggota TPP dalam 2 Tahun


Presiden AS Barack Obama dalam pertemuan dengan para pemimpin bisnis dan pertanian terkait TPP di Departemen Pertanian AS (6/10). (Reuters/Kevin Lamarque)

Presiden AS Barack Obama dalam pertemuan dengan para pemimpin bisnis dan pertanian terkait TPP di Departemen Pertanian AS (6/10). (Reuters/Kevin Lamarque)

Menteri Perdagangan Tom Lembong mengatakan para investor akan terus menanam modal di Indonesia jika ada persetujuan perdagangan bebas dengan TPP dan Uni Eropa.

Menteri Perdagangan Tom Lembong meminta dukungan luas atas upaya pemerintah untuk bergabung dengan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang dipimpin AS dalam dua tahun.

Tom mengatakan Jumat (9/10) bahwa perusahaan-perusahaan akan terus berinvestasi di Indonesia selama mereka yakin negara ini pada akhirnya akan menajdi bagian dari persetujuan perdagangan bebas TPP dan pakta serupa dengan Uni Eropa.

"Jika pemerintah dapat menjamin hal itu, dalam dua sampai tiga tahun kita akan mendapat TPP dan (perjanjian) Eropa, mereka akan terus berinvestasi di Indonesia," ujarnya.

Namun Tom menambahkan bahwa Kementerian Pertanian, Industri dan yang lainnya harus mengatasi penolakan kuat dari "kepentingan-kepentingan sempit" yang akan menolak liberalisasi perdagangan.

Dua belas negara Pasifik minggu lalu menyepakati pakta perdagangan paling ambisius dalam satu generasi terakhir, yang bertujuan meliberalkan perdagangan di 40 persen ekonomi dunia.

Bulan lalu, Indonesia memulai pembicaraan awal dengan Uni Eropa mengenai persetujuan perdagangan. Negosiasi formal sendiri akan dilakukan Januari mendatang, menurut Bachrul Chairi, direktur jenderal kerjasama perdagangan internasional di Kementerian Perdagangan.

"Uni Eropa dan TPP memiliki kurang lebih ambang batas yang sama jadi jika kita tuntaskan dengan UE, kita bisa siap untuk TPP," ujar Bachrul.

Pemerintah awalnya menolak bergabung dengan TPP, namun mengubah sikapnya di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tidak jelas apakah pemerintah telah mengajukan permintaan resmi untuk menjadi anggota kepada TPP.

Presiden dijadwalkan bertemu Presiden AS Barack Obama tanggal 26 Oktober dalam kunjungan kepresidenan pertamanya ke Washington, di mana ia akan membahas hubungan bisnis dan investasi.

Ade Sudrajat, ketua asosiasi tekstil Indonesia, mengatakan industri tersebut memerlukan akses lebih baik ke pasar-pasar AS dan UE untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah kompetisi dari sesama produsen tekstil yaitu Vietnam, yang sudah memiliki perjanjian perdagangan dengan UE dan termasuk dalam TPP. [hd]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG