Tautan-tautan Akses

Melestarikan Hutan Tropis di Indonesia


Foto udara hutan di Kalimantan Timur (foto: dok). UU Pelestarian Hutan Tropis Kalimantan atau TFCA Kalimantan, program kemitraan antara pemerintah Amerika,Indonesia, Pelestarian Alam dan Yayasan WWF baru-baru ini mendapat 14 dana hibah baru bernilai 3,3 juta dolar untuk organisasi-organisasi non- pemerintah Indonesia.

Foto udara hutan di Kalimantan Timur (foto: dok). UU Pelestarian Hutan Tropis Kalimantan atau TFCA Kalimantan, program kemitraan antara pemerintah Amerika,Indonesia, Pelestarian Alam dan Yayasan WWF baru-baru ini mendapat 14 dana hibah baru bernilai 3,3 juta dolar untuk organisasi-organisasi non- pemerintah Indonesia.

Sejak tahun 2009, pemerintah Amerika telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mendukung upaya-upaya pelestarian hutannya. Berdasarkan perjanjian TFCA, pembayaran utang Indonesia dikurangi sebagai imbalan kegiatan-kegiatan pelestarian hutan tropis di Sumatra dan Kalimantan.

Pelestarian Hutan Tropis Kalimantan atau TFCA Kalimantan, program kemitraan antara pemerintah Amerika, Indonesia, Pelestarian Alam dan Yayasan WWF baru-baru ini mendapat 14 dana hibah baru bernilai 3,3 juta dolar untuk organisasi-organisasi non- pemerintah Indonesia.

Organisasi-organisasi non-pemerintah ini akan bekerja sama dengan masyarakat yang mengandalkan hutan untuk menjaga hutan-hutan tropis, melindungi sumber daya alam dansatwa liar serta meningkatkan kehidupan.

Program ini merupakan putaran ketiga dari rencana investasi sebesar 28,5 juta dolar dalam upaya pelestarian hutan di Kalimantan berdasarkan TFCA.

Perjanjian pengurangan utang sebagai imbalan pelestarian alam yang ditandatangani tahun 2011 ini mendukung pengelolaan hutan yang berkesinambungan, pelestarian keragaman hayati dan pembangunan komunitas. Organisasi-organisasi Indonesia akan melakukan 14 proyek di Kalimantan Timur, Barat dan tengah.

Proyek-proyek baru yang disetujui ini akan memberi insentif bagi komunitas-komunitas yang mengandalkan hutan untuk menjaga hutan-hutan tropis dengan meningkatkan kehidupan setempat, memusatkan perhatian dalam pembangunan komunitas, penyelesaian konflik dalam pengelolaan hutan dan wisata alam.

Beberapa proyek juga akan mendukung upaya-upaya pelestarian hewan-hewan yang hampir punah di Kalimantan termasuk badak, lumba-lumba Irrawaddy dan orangutan.

Sejak tahun 2009, pemerintah Amerika telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mendukung upaya-upaya pelestarian hutannya. Berdasarkan perjanjian TFCA, pembayaran utang Indonesia dikurangi sebagai imbalan kegiatan-kegiatan pelestarian hutan tropis di Sumatra dan Kalimantan.

Kegiatan-kegiatan ini membangun landasan kuat bagi keterlibatan setempat dan perlindungan keragaman alam, penggunaan yang berkesinambungan dan pembuatan kebijakan pelestarian. Perjanjian TFCA Kalimantan di kelola oleh Yayasan Kehati.

Pejabat wakil duta besar, Mark Clark mengatakan “Amerika bangga bekerja sama dengan Indonesia dan mitra-mitranya untuk melestarikan sebagian dari hutan tropis yang paling beragam lewat program pengurangan utang demi alam. Menjaga hutan membantu melestarikan kekayaan keragaman hayati dunia yang mempertahankan kemampuan hutan untuk kesinambungan kehidupan penduduk setempat”. [my/isa]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG