Tautan-tautan Akses

Meksiko Kukuhkan 43 Mahasiswa yang Hilang Dibunuh Geng Narkoba


Aksi protes terkait hilangnya 43 mahasiswa di negara bagian Guerrero, Mexico City, 5 November 2014 (Foto: dok).

Aksi protes terkait hilangnya 43 mahasiswa di negara bagian Guerrero, Mexico City, 5 November 2014 (Foto: dok).

Jaksa Agung Jesus Murillo mengatakan 43 mahasiswa yang diculik oleh regu polisi yang korup di negara bagian Guerrero, Meksiko selatan, diserahkan kepada para anggota geng Guerreros Unidos.

Pemerintah Meksiko mengatakan, kini adalah "kebenaran sejarah" bahwa 43 mahasiswa perguruan tinggi yang telah hilang sejak bulan September tahun lalu, dibunuh oleh para penjahat narkoba, yang diduga anggota sebuah geng saingan.

Jaksa Agung Jesus Murillo memberitahu wartawan hari Senin, tim penyidik kini yakin, para mahasiswa, yang kesemuanya laki-laki itu, diculik oleh regu polisi yang korup di negara bagian Guerrero, Meksiko selatan, dan diserahkan kepada para anggota geng Guerreros Unidos.

Murillo menambahkan, geng tadi membawa para mahasiswa itu ke tempat penimbunan sampah dan membunuh mereka, kemudian membakar jasad mereka dan membuang abu dan sisa pembakaran lainnya ke sebuah sungai di dekatnya.

Jasad-jasad mahasiswa tersebut sebegitu terbakar hangus sehingga hanya satu mayat mahasiswa yang hilang itu yang secara positif dapat dikenali. Jaksa Agung Murillo mengatakan tim penyidik tersebut mengambil kesimpulan mereka berdasarkan bukti forensik dari lokasi kejahatan.

Selain itu, juga pernyataan-pernyataan dari sejumlah saksi, termasuk pengakuan dari seorang anggota geng Guerreros Unidos yang tertangkap hampir dua minggu lalu.

XS
SM
MD
LG