Tautan-tautan Akses

Media Sosial Selamatkan Hidup Anjing-anjing Tua


Elli Frank bersama Tanya, seekor anjing pit bull berusia 8 tahun yang dibuang ketika masih kecil di tempat penampungan hewan di kota New York.

Elli Frank bersama Tanya, seekor anjing pit bull berusia 8 tahun yang dibuang ketika masih kecil di tempat penampungan hewan di kota New York.

Erin O'Sullivan ingin mengubah hidup dengan menemukan rumah bagi anjing-anjing tua.

Orang-orang yang mengunjungi halaman Facebooknya yang populer mengatakan apa yang dilakukannya tidak hanya membantu anjing-anjing tua, tetapi juga membantu orang-orang menemukan hewan yang bisa mereka adopsi untuk dipelihara.

Halaman O’Sullivan bercerita tentang anjing-anjing tua yang membutuhkan pemilik dengan rumah yang mau menyayangi mereka dan juga para pecinta hewan yang mencari anjing yang lebih tenang dan terlatih dengan baik atau mereka yang ingin merawat anjing-anjing yang sudah tidak muda lagi. Rumah-rumah penampungan hewan juga memintanya membantu mencari rumah untuk anjing-anjing tua yang tidak terlalu diminati seperti anak anjing, dan banyak di antara mereka sudah punya daftar penyakit yang panjang yang bisa menghambat proses adopsi.

“Saya pikir daripada makanan atau air minum, persahabtan adalah kunci hidup seekor anjing,” kata O'Sullivan. Ia yakin bahwa ketika seekor anjing yang tua diadopsi, ia akan hidup lebih banyak berkat kasih sayang pemiliknya.

Banyak rumah penampungan hewan online dan juga offline fokus pada adopsi anjing senior yang semakin meningkat populasinya. Tapi halaman Facebook O'Sullivan's, Susie's Senior Dogs, mendapat lebih banyak perhatian berkat usaha pacarnya, seorang bintang internet yang tahu cara menarik perhatian di ranah virtual, dan ia memiliki anjing bernama Susie.

Brandon Stanton dari Brooklyn adalah penulis buku dan blog yang banyak dibaca yang berjudul “Humans of New York” atau manusia-manusia New York yang punya lebih dari 4 juta pengikut di media sosial dan menceritakan kehidupan warga New York atau yang biasa disebut New Yorker, menarik perhatian pengunjung situsnya dengan foto-foto dan cerita yang mengharukan.

Tiga tahun yang lalu, Stanton mengadopsi anjing Chihuahua berusia 11 tahun bernama Susie.

“Ia adalah anjing terhebat di New York. Saya tidak menyadari apa artinya mempunyai hewan yang bergantung pada dirimu jadi satu-satunya tujuan dalam hidupnya adalah berada dekat denganmu,” katanya.

O'Sullivan telah membuat halaman Facebook untuk Susie, dan mempunyai sekitar 10.000 likes ketika ia bertekad mencari rumah baru bagi anjing-anjing tua lainnya. Stanton memperkenalkan halaman itu di blognya, dan malam harinya jumlah likes di halaman tersebut meningkat sebanyak 10 kali. Jumlah tersebut bertambah sampai melampaui 150.000, dan dia telah membantu sekitar 200 anjing sejak Januari.

Salah satunya adalah anjing berusia 12 tahun yang ditemukan di halaman tersebut oleh Britany Spangler dari Grand Rapids, Michigan.

“Saya tidak pernah berniat memiliki anjing sampai saya melihat Molly dan saya tahu seketika bahwa kami harus memilikinyaand,” katanya.

Anjing berjenis Lhasa itu juga telah kehilangan gigi-giginya, penuh dengan cacing dan kutu, punya alergi yang membuat bulunya rontok dan mengidap penyakit ginjal.

Walaupun punya masalah kesehatan, anjing tersebut sangat akur dengan ketiga anaknya, yang semuanya berusia di bawah tiga tahun, kata Sprangler.

“Rasanya seperti kami sudah hidup bersama sejak lama,” katanya. “Ia sudah dilatih untuk bisa buang air di tempat yang seharusnya dan penuh dengan kasih sayang. Kalau ia bisa hidup bersama kami selama enam bulan, Moly memberikan berkat bagi kami selama enam bulan. Kalau ia tinggal bersama kami selama lima tahun, ia memperkaya hidup kami selama lima tahun. Ia anjing yang saya tidak pernah kira sebelumnya saya butuhkan.”

Steve Greig, yang memiliki kebun binatang, menemukan anjing berusia 10 tahun di halaman O'Sullivan, tapi anjing campuran Chihuahua dan poodle yang hampir botak bernama Phyllis juga punya banyak masalah.

Anjing tersebut buta, lemah dan banyak luka di wajahnya akibat berusaha kabur dari kandang, dan kehilangan bulunya akibat infeksi, kata Greig. Pada bulan Februari, ia mengambil Phyllis karena ia tidak yakin tidak ada yang mau mengadopsi anjing tersebut.

“Ia tampak seperti rubah dengan potongan rambut yang salah,” katanya, tapi Phyllis tidak membuat anjing, kucing, ayam, bebek atau babinya merasa terganggu. “Anjing-anjing lain di tempat saya mungkin menyadari kalau Chihuahua-poodle berusia 10 tahun itu buta dan lemah. Mereka juga sangat lembut terhadapnya. Ia bisa beradaptasi dengan baik.”

Greig sedang berupaya untuk membawa Phyllis agar mendapatkan operasi untuk memulihkan penglihatannya.

Sementara itu, O'Sullivan dan pemilik penyelamatan hewan Elli Frank mencoba membantu Tanya, seorang anjing campuran pit bull berusia 8 tahun yang dilupakan setelah dibuang di rumah penampungan ketika masih kecil.

Frank, pendiri Mr. Bones and Co. di kota New York yang mengambil beberapa hewan sekaligus, tidak mau mengambil anjing lain sampai Tanya menemukan rumah. Tanya telah diadopsi dua kali, tapi karena beberapa masalah kecil, ia dikembalikan.

Sejak itu Frank mengirimnya ke sekolah kepatuhan di Connecticut.

“Saya mau ia menjadi anjing yang bisa diadopsi,” kata Frank. “Ia tidak mempunyai rumah adalah hal yang salah, tapi siapa yang mau bertaruh untuk seekor anjing yang sebelumnya tidak pernah punya rumah?”

O'Sullivan menyebut Tanya sebagai underdog, jenis anjing kesukaannya.
XS
SM
MD
LG