Tautan-tautan Akses

Mayat 3 Wartawan Meksiko Ditemukan Termutilasi


Seorang fotografer meletakkan karangan bunga di tempat pemakaman Regina Martinez, wartawan dan koresponden Majalah Meksiko Proceso di Xalapa (30/4).

Seorang fotografer meletakkan karangan bunga di tempat pemakaman Regina Martinez, wartawan dan koresponden Majalah Meksiko Proceso di Xalapa (30/4).

Mayat tiga wartawan Meksiko ditemukan dalam kondisi termutilasi di negara bagian Veracruz bagian timur, Kamis malam (4/5).

Pihak berwenang mengatakan ketiga mayat itu diidentifikasi sebagai Guillermo Luna Varela, Gabriel Huge dan Esteban Rodriguez. Luna adalah wartawan foto untuk Veracruznews, Huge adalah wartawan foto suratkabar lokal 'Notiver, dan Rodriguez, menurut kantor berita Associated Press, bekerja untuk suratkabar lokal lainnya 'AZ'. Mayat keempat yang ditemukan bersama ketiga mayat wartawan itu telah dikenali sebagai Irasema Becerra, pacar Luna.

Mayat-mayat yang dimutilasi itu ditemukan di sebuah kanal di kota Boca del Rio, hanya beberapa hari setelah Regina Martinez, seorang wartawan investigasi untuk majalah mingguan 'Proceso', ditemukan tercekik dan dipukuli hingga mati di rumahnya di Xalapa, ibukota negara bagian Veracruz. Hal ini merupakan bagian dari serangkaian pembunuhan yang diduga dilakukan oleh kartel-kartel narkoba di Meksiko.

Tanggal 3 Mei ditandai sebagai Hari Kebebasan Pers Dunia, yang diputuskan oleh Sidang Majelis Umum PBB pada tahun 1993, untuk menilai kebebasan media di seluruh negara dan menghormati wartawan yang tewas dalam menjalankan tugas.

Meksiko telah menjadi salah satu tempat paling berbahaya di dunia bagi wartawan, yang menjadi target persaingan kartel narkota Zetas dan Sinaloa. Komisi HAM Meksiko mengatakan lebih dari 70 wartawan tewas dibunuh sejak tahun 2000.
XS
SM
MD
LG