Tautan-tautan Akses

Maskapai Meksiko Larang 11 Pesawat Sukhoi Terbang


Pesawat Sukhoi Superjet 100 di Paris Air Show, 2015.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 di Paris Air Show, 2015.

Pembuat pesawat Sukhoi dari Rusia mengatakan minggu lalu bahwa regulator penerbangan mendeteksi adanya cacat di bagian ekor pesawat Superjet 100.

Maskapai Meksiko Interjet mengatakan hari Selasa (17/12) mereka telah mendeteksi "anomali-anomali potensial" pada 11 pesawat Superjet 100 buatan Rusia dan melarang mereka terbang setelah inspeksi untuk mematuhi arahan dari otoritas penerbangan Rusia.

Pembuat pesawat Sukhoi dari Rusia mengatakan minggu lalu bahwa regulator penerbangan mendeteksi adanya cacat di bagian ekor pesawat Superjet 100. Interjet mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Minggu bahwa mereka sedang melakukan pemeriksaan pesawat-pesawat Superjet 100.

Setelah memeriksa 22 pesawat, 11 ditemukan tanpa masalah, sementara 11 lagi dilarang terbang setelah dideteksi adanya "anomali-anomali potensial", kata Jose Luis Garza, CEO Interjet, kepada stasiun radio lokal.

"Ada 11 pesawat di darat, menunggu solusi dari otoritas penerbangan dan pembuatnya agar kami bisa memasukkan mereka kembali ke layanan reguler," ujar Garza.

Masalah ini muncul di saat yang tidak tepat bagi Interjet, karena banyak orang bepergian pada musim liburan ini. Penundaan-penundaan dilaporkan di bandar udara Mexico City Senin malam, dan beberapa pelanggan yang kesal mengeluh di media sosial.

Interjet telah membeli beragam pesawat Superjet 100 dari Sukhoi, yang merupakan bagian dari perusahaan negara United Aircraft Corp, yang dibentuk oleh Presiden Rusia Vladimir Putin tahun 2006 untuk membangkitkan industri pesawat terbang lokal.

Seri Superjet telah dibayangi isu keselamatan. Tahun 2012, 45 orang tewas setelah pesawat Superjet jatuh di Indonesia dalam penerbangan promosi, membuat maskapai Aeroflot tidak menerbangkan empat pesawatnya. ​[hd]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG