Tautan-tautan Akses

Marvel Perkenalkan Remaja Birasial sebagai Sosok Baru 'Spiderman'

  • Elizabeth Lee

Salah satu adegan dalam film Amazing Spiderman 2 (foto: dok). Marvel Comics memperkenalkan Miles Morales, remaja birasial dari Brooklyn, New York sebagai sosok baru "Spiderman".

Salah satu adegan dalam film Amazing Spiderman 2 (foto: dok). Marvel Comics memperkenalkan Miles Morales, remaja birasial dari Brooklyn, New York sebagai sosok baru "Spiderman".

Baik lewat buku komik atau layar lebar, penggemar mengenali sosok di balik topeng Spider-Man sebagai Peter Parker. Tetapi hal itu akan berubah, paling tidak dalam dunia komik.

Spider-Man yang diterbitkan Marvel Comics adalah seorang pahlawan super yang disukai banyak pembaca, tidak seperti karakter buku komik lainnya, kata seorang penggemar Daniel Wrobel.

“Kita tidak bisa melihat wajahnya ketika dia sedang memerankan kepahlawanannya itu. Itu yang menarik –semua orang membayangkan diri mereka sebagai Peter Parker," ungkapnya.

Atau berangan-angan sebagai karakter Miles Morales, Spider-Man baru yang digambarkan sebagai remaja birasial dari Brooklyn, New York. Pembaca komik Ryan Groves mengatakan perubahan ini sudah waktunya.

“Kalau ingin merangkul generasi yang lebih muda atau yang lebih beragam, memang sudah waktunya untuk memilih karakter seperti itu,” ujar Ryan.

Marvel Comics pertama kali memperkenalkan Miles Morales pada tahun 2011 dalam cerita alternatif Spider-Man. Setelah digigit seekor laba-laba, dia ternyata memiliki kekuatan super termasuk kemampuan kamuflase dan lebih lincah. Secara bertahap Marvel menampilkan Morales ke dalam serial baru dimana dia yang menjadi Spider-Man, dan Peter Parker sebagai mentornya.

Staf Marvel dan Golden Apple Comics Joe Slepski mengatakan penggemar menyambut baik wajah baru ini.

“Para pembaca komik berikutnya akan lebih beragam, karena itu imej ini diterima dengan hangat, dan Marvel dan DC Comics mulai merespon secara besar-besaran tahun ini,” kata Slepski.

Ada tren dimana karakter buku komik lebih mencerminkan Amerika kini. Marvel mengatakan ingin memperkenalkan lebih banyak karakter yang mencerminkan “ciri-ciri pembacanya yang lebih luas.” Thor adalah tokoh heroik perempuan, sementara Spider-Man yang baru merupakan campuran antara Latin dan Afrika Amerika.

Pembaca komik Lily Fierro mengatakan AS menjadi lebih multi-budaya dan media populer perlu mengikuti tren ini.

“Gagasan bagus untuk memperbarui Spider-Man, untuk memperbarui semua karakter-karakter ikonik yang klasik yang selama ini hanya diperankan oleh laki-laki atau perempuan kulit putih. Sepertinya itu perubahan yang baik,” cetusnya.

Sementara penggemar menantikan penampilannya dalam film-film, Miles Morales akan mengambil alih peran Spider-Man dalam media cetak akhir tahun ini. (vm/jm)

XS
SM
MD
LG