Tautan-tautan Akses

Studi: Marijuana Bisa Bantu Kontrol Gula Darah


Studi baru mendapati marijuana atau ganja dapat digunakan untuk membantu mengendalikan diabetes (foto: ilustrasi).

Studi baru mendapati marijuana atau ganja dapat digunakan untuk membantu mengendalikan diabetes (foto: ilustrasi).

Studi baru mendapati bahwa marijuana atau ganja memiliki efek positif pada tingkat gula darah dan dapat membantu dalam mengendalikan diabetes.

Marijuana atau ganja telah digunakan selama berabad-abad untuk mengurangi rasa sakit, membuat perasaan nyaman dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah studi baru mendapati bahwa herbal tersebut juga memiliki efek positif pada tingkat gula darah, menunjukkan ganja dapat membantu dalam mengendalikan diabetes.

Sejumlah periset menganalisis data yang dikumpulkan dari kurang lebih 4.600 pasien yang mengisi kuesioner tentang penggunaan obat dan memberikan sampel darah. Hampir separuhnya tidak pernah menggunakan ganja, sekitar 2.000 orang lainnya pernah menggunakannya di masa lampau dan selebihnya adalah pengguna ganja saat ini.

Peserta yang dilaporkan menggunakan ganja pada bulan sebelumnya ternyata tingkat insulinnya terendah dan tingkat kolesterol 'bermanfaatnya' tertinggi – keduanya adalah indikator berisiko rendah bagi diabetes dan penyakit jantung.

Studi ini juga mendapati lingkar pinggang pengguna ganja cenderung lebih kecil. Lingkar pinggang yang besar, biasanya diasosiasikan dengan obesitas, yang dikaitkan dengan resiko diabetes.

Meskipun pemerintah Amerika melarang ganja pada tahun 1937, penggunaan sosialnya terus berlanjut, dengan perkiraan 17,4 juta warga Amerika melaporkan penggunaan ganja secara rutin atau sesekali. Dua negara bagian baru-baru ini mengesahkan ganja untuk rekreasi, dan hampir separuh negara bagian dan District of Columbia telah melegalisir atau atau tidak mempidanakan penggunaan ganja untuk pengobatan medis yaitu bagi pasien yang menderita glaucoma, efek kemoterapi atau HIV / AIDS.

Studi baru ini, yang muncul dalam jurnal kedokteran The American Journal of Medicine, menyoroti perlunya riset lebih banyak mengenai efek jangka pendek dan jangka panjang penggunaan ganja dalam berbagai situasi klinis.
XS
SM
MD
LG