Tautan-tautan Akses

Berwisata ke Taman Nasional Vulkano dan Taman Nasional Haleakala di Hawaii


Gunung Haleakala yang terletak di Pulau Maui, Hawaii, menawarkan pemandangan indah kepada para wisatawan.

Gunung Haleakala yang terletak di Pulau Maui, Hawaii, menawarkan pemandangan indah kepada para wisatawan.

Taman Nasional Vulkano dan Taman Nasional Haleakala di Hawaii perlu dikunjungi karena keunikannya, dan menawarkan pemandangan alam yang belum pernah disaksikan dan dinikmati oleh banyak orang.

Gunung apa yang tertinggi di dunia? Sebagian besar anak sekolah tentu menjawab, Gunung Everest yang terletak di perbatasan Nepal dan Tibet.

Tetapi, ada sebuah gunung yang lebih tinggi 304 meter daripada Gunung Everest. Gunung itu berada di dasar laut, tepatnya di Samudra Pasifik, dan menjulang lebih dari 17 kilometer dari dasar samudra.Nama gunung itu, Mauna Loa, yang artinya “Gunung Tinggi” dalam bahasa Hawaii.

Luas Gunung Mauna Loa lebih dari separuh pulau Hawaii, menjadikannya sebagai gunung terbesar di kepulauan Hawaii. Gunung berapi ini terbesar dan paling aktif di dunia. Mauna Loa memproduksi batu cair yang disebut lahar atau lava lebih dari 30 kali sejak pertama kali dicatat pada tahun 1843. Kini Mauna Loa tenang, tidak memproduksi lava. Tetapi, pakar gunung berapi mengatakan, hanya soal waktu saja sebelum lahar itu mengalir lagi.

Taman Nasional lainnya yang juga memiliki gunung berapi besar terletak di pulau Maui. Namanya, Taman Nasional Haleakala. Dalam bahasa Hawaii, Haleakala berarti "Rumah Matahari." Gunung berapi ini dan gunung yang lebih kecil dan lebih tua, membentuk pulau Maui. Gunung ini dianggap sudah tidak aktif. Sekitar tahun 1790, dua kawasan di sebelah gunung berapi yang besar itu menganga dan lahar panas keluar dari sana. Lahar itu mengalir ke sepanjang lereng gunung dan masuk ke laut . Itulah terakhir kali Gunung Haleakala aktif. Gunung berapi yang terletak di Taman Nasional Haleakala itu tersembul keluar lebih dari 3 kilometer di atas laut.

Perjalanan dimulai dari dekat laut. Kita bisa mengendarai mobil melalui kota Kahului. Wisatawan melewati daerah pertokoan dan rumah tinggal, serta bangunan-bangunan seperti halnya kota-kota di Amerika. Di sini banyak terdapat beragam bunga daripada di kota-kota lain di Amerika. Kepulauan Hawaii terkenal dengan bunga-bunganya. Segera setelah itu, kita memasuki kawasan dengan sedikit tanaman, lalu batu padas hitam. Di satu tempat, pengunjung seolah-olah memasuki awan-awan yang mengambang di dekat gunung.

Kantor Pusat Taman Nasional terletak dua kilometer dari puncak gunung itu. Para petugas taman di pusat informasi menjelaskan kepada pengunjung tentang sejarah gunung berapi. Mereka mengatakan bahwa gunung itu cukup aman sekarang. Mereka juga menjelaskan bahwa gunung itu kemungkinan bisa aktif lagi.

Ribuan pengunjung tiap tahun menikmati Taman Nasional Haleakala di pulau Maui, dan Mauna Loa serta Kilauea di kepulauan Hawaii. Kapal-kapal membuang jangkar di dua pulau itu dan bis-bis wisata membawa grup-grup wisatawan melihat gunung-gunung berapi besar itu.

Banyak wisatawan juga melintasi gunung berapi itu dengan pesawat atau helikopter. Itu cara yang populer dan aman, untuk mengamati lahar gunung Kilauea yang bergerak perlahan menuju samudra. Pengunjung lain melihatnya dari atas kapal.

Wisatawan juga bisa berjalan memasuki hutan tropis yang tercipta dari gunung berapi itu ribuan tahun lalu. Di sini mereka dapat melihat air terjun Waimoku, di mana air jatuh setinggi 120 meter ke lereng gunung.

Kedua taman nasional itu menawarkan kepada wisatawan, sebuah pemandangan alam yang belum pernah disaksikan dan dinikmati oleh sebagian besar orang. Pengunjung dapat melihat bagaimana gunung berapi yang aktif ini, menambah luasnya kawasan pulau itu. Mereka dapat melihat bagian dalam gunung berapi yang sudah tenang selama ratusan tahun itu. Badan Pertamanan Amerika bertanggung jawab untuk kedua taman itu, baik Haleakala dan Taman Volkano Nasional Hawaii. Badan pertamanan itu berusaha keras untuk mempertahankan keaslian alam di dua kawasan itu.

XS
SM
MD
LG