Tautan-tautan Akses

Mantan Senator Arlen Specter Meninggal dalam Usia 82 Tahun


Mantan senator AS, Arlen Specter meninggal dunia pada usia 82 tahun hari Minggu 14/10 (foto: dok).

Mantan senator AS, Arlen Specter meninggal dunia pada usia 82 tahun hari Minggu 14/10 (foto: dok).

Mantan senator ternama Amerika, Arlen Specter meninggal dunia hari Minggu (14/10) pada usia 82 tahun akibat penyakit kanker yang dideritanya dalam beberapa tahun terakhir.

Anggota partai Republik yang beralih ke Partai Demokrat ini mewakili negara bagian Pennsylvania selama 30 tahun dan memainkan peran penting dalam memenangkan pencalonan hakim agung Amerika.

Ia pertama kali terpilih dalam senat sebagai seorang Republikan pada tahun 1980, Specter mendapat sorotan nasional dan dikecam partai Republik karena tahun 1987 menolak hakim agung pilihan presiden Ronald Reagan pada waktu itu, Robert Bork. Specter kembali memainkan peran penting dalam pencalonan Clarence Thomas untuk mahkamah agung, pilihan Presiden George H. W. Bush tahun 1991, karena secara tajam menanyai saksi Anita Hill yang menuduh Thomas melakukan pelecehan seksual.

Lama dikenal sebagai seorang yang moderat secara politik dalam partai Republik yang makin cenderung beraliran kanan pada isu-isu sosial dan hal-hal lainnya, Specter beralih ke Partai Demokrat tahun 2009. Pada waktu itu diperkirakan ia akan menghadapi tekanan keras untuk menang melawan penantangnya dari Partai Republik pada tahun berikutnya. Ia kalah dalam pemilu pendahuluan tahun 2010 dari seorang demokrat yang kemudian dikalahkan oleh senator negara bagian Pennsylvania yang sekarang dari Partai Republik.

Sebelum memasuki dunia politik, Specter bertugas sebagai jaksa di Philadelphia. Ia juga bertugas pada Komisi Warren yang menyelidiki pembunuhan Presiden John F. Kennedy.

Specter menderita berbagai jenis kanker dalam beberapa tahun terakhir. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.
XS
SM
MD
LG