Tautan-tautan Akses

Mantan Presiden Perancis Sarkozy Tuduh Pengadilan Perancis Dipolitisir


Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy meninggalkan tempat tinggalnya di Paris (2/7).

Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy meninggalkan tempat tinggalnya di Paris (2/7).

Sarkozy mengatakan penyelidikan terhadapnya dimaksudkan untuk menghinanya, dan bahwa lembaga peradilan Perancis sedang digunakan untuk tujuan politik.

Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy menuduh lembaga peradilan Perancis mencoba untuk merendahkan dan menghancurkannya.

Pihak berwenang pada Rabu (2/7) secara resmi menetapkan bahwa Sarkozy sedang ada dalam penyelidikan – satu tingkat di bawah tuduhan – terkait dugaan korupsi.

Hakim telah memerintahkannya ditahan Selasa. Ia menjalani interogasi hampir 16 jam. Politisi tingkat tinggi jarang ditempatkan dalam tahanan.

Sarkozy mengatakan dalam wawancara televisi bahwa tindakan itu dimaksudkan untuk menghinanya, dan bahwa lembaga peradilan Perancis sedang digunakan untuk tujuan politik.

Ia mengatakan ia tidak pernah mengkhianati keyakinan rakyat Perancis atau melakukan tindakan apapun yang melanggar hukum.

Pihak berwenang menuduh mantan presiden itu menggunakan pengaruhnya untuk menghambat penyelidikan mengenai kampanyenya dalam pemilihan umum 2007, dimana ia kabarnya menerima dana dari diktator Libya pada waktu itu, Moammar Gadhafi.

Sarkozy yang berasal dari kelompok konservatif kalah dalam pemilihan presiden 2012 dari politikus sosialis Francois Hollande. Ia berharap akan kembali lagi ke politik.

XS
SM
MD
LG