Tautan-tautan Akses

Mantan Presiden Haiti Desak Negara-Negara Donor Beri Bantuan Ekonomi


Mantan Presiden René Préval berbicara dalam pertemuan DK PBB membahas masalah Haiti, Rabu (6/4).

Mantan Presiden René Préval berbicara dalam pertemuan DK PBB membahas masalah Haiti, Rabu (6/4).

Rene Preval mengatakan saatnya bagi PBB untuk mengubah misinya di Haiti dari operasi militer ke operasi sipil.

Mantan Presiden Haiti Rene Preval mengatakan inilah saatnya bagi PBB untuk mengubah misinya di Haiti.

Dalam pidato terakhirnya di depan Dewan Keamanan PBB hari Rabu, Presiden Preval mengatakan lebih dari satu dekade telah berlalu sejak himbauannya pada PBB untuk mengubah misinya di Haiti. Ia menyerukan PBB untuk memikirkan kembali strateginya di Haiti dan mengubah misinya dari operasi militer ke operasi sipil.

Presiden Preval yang akan mengundurkan diri sebagai presiden Haiti bulan depan, juga menghimbau negara-negara donor untuk bertindak lebih cepat dalam memberikan dana milyaran dollar yang dijanjikan bagi pemulihan dan rekonstruksi Haiti, menyusul gempa bumi yang menghancurkan bagian-bagian negara itu tahun lalu. Rekonstruksi diperkirakan akan membutuhkan waktu 10 tahun dan anggaran 11,5 milyar dolar.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen PBB Ban Ki-Moon berjanji melanjutkan dukungan bagi Haiti untuk memulihkan diri dari gempa bumi bulan Januari 2010.

Ban Ki-Moon mengatakan Haiti telah mendapat kemajuan signifikan dalam beberapa bulan ini, tetapi masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antara tujuan tersebut adalah menghidupkan kembali ekonomi yang lumpuh dan memperkuat aturan hukum.

Mantan Presiden Amerika Bill Clinton yang menjabat sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB Untuk Haiti mengatakan negara itu telah mencapai “keajaiban kecil” dalam membangun kembali negeri yang rusak. Tetapi ia mengatakan sukses jangka panjang Haiti tergantung pada pemerintahan mendatang. Presiden terpilih Michel Martelly akan diambil sumpahnya bulan depan, menggantikan Presiden Preval.

XS
SM
MD
LG