Tautan-tautan Akses

Mantan Presiden Filipina Dibebaskan dari Tuduhan Korupsi


ARSIP – Mantan Presiden Filipina dan kini Anggota Kongres, Gloria Macapagal Arroyo, tengah tiba di Pengadilan Pasay City (23/2/2012). (foto: AP Photo/Bullit Marquez, Arsip)

ARSIP – Mantan Presiden Filipina dan kini Anggota Kongres, Gloria Macapagal Arroyo, tengah tiba di Pengadilan Pasay City (23/2/2012). (foto: AP Photo/Bullit Marquez, Arsip)

Tuduhan terhadap mantan Presiden Filipina, Gloria Macapagal Arroyo, tidak dikabulkan oleh Mahkamah Agung Filipina dan ia diperintahkan untuk segera dibebaskan dari tahanan.

Mahkamah Agung Filipina telah menolak tuduhan resmi korupsi terhadap mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo dan memerintahkan pembebasannya segera dari tahanan.

Jurubicara Mahkamah, Theodore Te, mengumumkan hari Selasa melalui televisi nasional bahwa para hakim agung dengan suara 11 lawan 4 menolak tuduhan korupsi itu karena kurangnya bukti. Arroyo ditangkap dan didakwa tahun 2011 atas penyalahgunaan $7,8 juta dana amal negara itu. Dia sebelumnya didakwa dengan tuduhan kecurangan pemilu.

Arroyo yang berusia 69 tahun, yang memangku jabatan Presiden Filipina dari tahun 2001 sampai 2010, tetap sebagai tokoh yang populer di Filipina. Dia terpilih kembali sebagai anggota Kongres bulan Mei, walaupun ia sedang ditahan di rumah sakit karena penyakit leher. [gp]

XS
SM
MD
LG