Tautan-tautan Akses

AS

Mantan Presiden AS Bush Senior Jadi Saksi Pernikahan Gay


Mantan Presiden AS George H.W. Bush bersama istrinya Barbara (kanan) dan dua sahabat lamanya Hellen Thorgalsen (tengah) dan Bonnie Clement di Kennbunkport, Maine. (AP/Susan Biddle)

Mantan Presiden AS George H.W. Bush bersama istrinya Barbara (kanan) dan dua sahabat lamanya Hellen Thorgalsen (tengah) dan Bonnie Clement di Kennbunkport, Maine. (AP/Susan Biddle)

Berlawanan dengan sikap mayoritas Partai Republik, George H.W. Bush menjadi saksi pernikahan dua sahabat lamanya yang gay.

Mantan Presiden AS George H.W. Bush menjadi saksi resmi pernikahan sesama jenis dari dua sahabat lamanya, menurut juru bicaranya, Rabu (25/9).

Dalam kapasitas sebagai warga biasa dan sahabat kedua mempelai, Bush dan istrinya, Barbara, menghadiri upacara yang menyatukan Bonnie Clement dan Helen Thorgalsenpada Sabtu lalu, menurut juru bicara Jim McGrath.

Thorgalsen mengunggah sebuah foto ke halaman Facebook-nya, yang memperlihatkan Bush menandatangani surat nikah sebagai saksi. Ia menulis, “Kesaksian untuk surat nikah kami!”.

Pasangan tersebut memiliki H.B. Provisions, sebuah toko umum di Kennebunk, Maine. Mantan presiden sendiri memiliki properti di Kennebunkport, sekitar enam kilometer sebelah timur Kennebunk.

Maine adalah salah satu dari 13 negara bagian AS yang mengizinkan pernikahan sesama jenis.

Pada Juni, Mahkamah Agung AS menghapus bagian dari Undang-Undang Perkawinan, yang melarang pasangan gay mendapatkan manfaat legal pernikahan. Namun pengadilan tinggi tersebut menolak menetapkan bahwa pria gay dan lesbian memiliki hak dasar untuk menikah, menyerahkannya pada negara-negara bagian untuk memutuskannya.

Keputusan tersebut telah menghasilkan gugatan-gugatan hukum di pengadilan-pengadilan federal dan negara bagian terhadap aturan-aturan yang membatasi hak-hak gay dan lesbian.

Beberapa tokoh Partai Republik lain telah menyuarakan dukungan terhadap pernikahan gay, termasuk mantan wakil presiden Dick Cheney dan senator Ohio Rob Portman.

Namun pernikahan sesama jenis ditentang oleh sebagian besar anggota Partai Republik. Sebuah jajak pendapat oleh lembaga Gallup pada Juli menunjukkan bahwa 66 persen anggota Partai Republik menolak menjadikan pernikahan sesama jenis legal di semua negara bagian.

Ketua Komite Nasional Partai Republik Reince Priebus menekankan pada Juli sikap partai adalah sama, yaitu bahwa pernikahan adalah antara pria dan wanita. (AP/Reuters)
XS
SM
MD
LG