Tautan-tautan Akses

Mantan Presiden AS Bill Clinton Kunjungi Aceh


Mantan Presiden AS Bill Clinton bersama mantan ketua BRR Aceh Nias, Kuntoro Mangkusubroto, di Ulee Lheue Banda Aceh. (VOA/Budi Nahaba)

Mantan Presiden AS Bill Clinton bersama mantan ketua BRR Aceh Nias, Kuntoro Mangkusubroto, di Ulee Lheue Banda Aceh. (VOA/Budi Nahaba)

Clinton memuji partisipasi rakyat dan para pemimpin di Aceh dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Mantan presiden AS Bill Clinton dan rombongan Sabtu (19/7) tiba di Banda Aceh, sebagai bagian dari lawatan ke sejumlah negara Asia Pasifik.

Clinton bertemu para pemimpin Aceh, termasuk Gubernur Zaini Abdullah, dan berbicara dengan beberapa warga guna mengetahui dari dekat perkembangan Aceh setelah 10 tahun pasca tsunami.

Clinton, yang sekarang memimpin badan bantuan internasional, mengatakan begitu besarnya dukungan warga dan para pemimpin dunia yang bersimpati terhadap program pemulihan Aceh pasca bencana.

Dalam kunjungan keempatnya ke Aceh ini, ia memuji partisipasi rakyat dan para pemimpin di Aceh dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Clinton berjanji tetap menaruh perhatian khusus terhadap keberlanjutan pembangunan dan pemulihan multisektor yang lebih komprehensif.

Tokoh pemuda Ulee Lheue Iskandarsyah Saaduddin mengatakan penting bagi Aceh dan sejumlah negara di dunia mengambil lebih banyak pembelajaran dari peristiwa tsunami.

“Kampung ini yang terakhir yang dibangun, dibantu pembangunannya oleh donor dan dikelola oleh Badan Rehabilitasi rekonstruksi (BRR) di bawah kepemimpinan Pak Kuntoro Mangkusubroto, yang pembangunannya menekankan perencanaan sebagai prioritas, pembangunannya yang matang tidak terburu-buru," ujarnya.

Studi mendalam terkait penanggulangan bencana, program-program bantuan kemanusiaan yang diselaraskan dengan perencanaan tata ruang perlu lebih diprioritaskan, tambah Iskandarsyah.

Rombongan Clinton berjumlah sekitar 30 orang, terdiri dari akademisi, pakar dan sejumlah perwakilan badan donor, termasuk warga AS sebagai donatur perseorangan yang bersimpati membangun Aceh di masa depan.

Kunjungan Clinton dan rombongan ke Aceh merupakan rangkaian lawatan ke sejumlah negara Asia Pasifik, terutama India, Vietnam, Indonesia, Papua Nugini, dan Australia.

Clinton kini memimpin sebuah badan bantuan internasional, Clinton Foundation untuk program-program kemanusiaan ,mengatasi masalah-masalah sosial dan kebencanaan, pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM dan pendidikan serta program prioritas dampak perubahan iklim dan lingkungan hidup.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG