Tautan-tautan Akses

Mantan Komandan Gerilyawan Kiri Dilantik Jadi Presiden Baru El Savador


Presiden Baru El Salvador Sanchez Ceren (tengah) bersama ibu negara Margarita Villalta seusai upacara pengambilan sumpah di San Salvador (1/6).

Presiden Baru El Salvador Sanchez Ceren (tengah) bersama ibu negara Margarita Villalta seusai upacara pengambilan sumpah di San Salvador (1/6).

Salvador Sanchez Ceren, mantan komandan gerilyawan kiri yang pernah berperang melawan pemerintah yang didukung Amerika, telah dilantik sebagai presiden baru El Salvador, Minggu (1/6).

Presiden baru El Savador, Salvador Sanchez Ceren berjanji akan memerangi kejahatan dan memotong penghamburan anggaran pemerintah, ketika dilantik di San Salvador, Minggu (1/6).

Sanchez Ceren, yang berusia 69 tahun, terpilih untuk masa jabatan lima tahun bulan Maret yang lalu.

El Salvador sedang berjuang mengatasi ekonomi yang lamban dan kejahatan yang tinggi, yang diakibatkan kekerasan komplotan penjahat dan perdagangan narkoba.

Presiden Sanchez Ceren pernah sebagai seorang komandan pemberontak FMLN, kelompok kiri yang bertempur melawan pemerintah yang didukung Amerika pada masa perang saudara 12 tahun El Salvador.

Pertempuran itu menewaskan kira-kira 76 ribu orang sebelum persetujuan perdamaian tahun 1992.

Sanchez Ceren dan FMLN telah menjadi lebih moderat sejak memasuki politik negara itu. Ia telah berjanji akan memelihara hubungan baik dengan Amerika Serikat, dimana ratusan ribu imigran Salvador tinggal.
XS
SM
MD
LG