Tautan-tautan Akses

Mantan Eksekutif Google Terpilih Jadi Kepala Eksekutif Twitter


Omid Kordestani, Kepala Eksekutif baru Twitter (foto: dok).

Omid Kordestani, Kepala Eksekutif baru Twitter (foto: dok).

Twitter hari Rabu (14/10) telah menunjuk seorang mantan eksekutif Google, Omid Kordestani sebagai Kepala Eksekutif baru untuk mendampingi CEO dan co-founder, Jack Dorsey.

Perusahaan Twitter telah menunjuk seorang mantan eksekutif Google, Omid Kordestani sebagai Kepala Eksekutif, memenuhi janjinya untuk menunjuk orang luar perusahaan guna bekerja bersama pendiri (co-founder) Twitter, Jack Dorsey dalam masa jabatannya yang kedua sebagai CEO.

Saham twitter naik pada sesi perdagangan pembukaan Rabu (14/10) pagi hari setelah Dorsey mengumumkan penunjukan Kordestani, namun turun sedikit menjelang tengah hari.

Twitter mengumumkan penunjukan Dorsey sebagai CEO untuk masa jabatan kedua pekan lalu, dan mengatakan mereka akan mencari orang luar perusahaan sebagai Kepala Eksekutif untuk meredakan kekhawatiran tentang peran ganda Dorsey yang juga menjabat sebagai CEO perusahaan pembayaran lewat ponsel, "Square Inc."

Kordestani, 51, bergabung dengan Google sebagai karyawan ke-11 pada tahun 1999, dan bekerja di sana selama 10 tahun. Setelah beberapa tahun meninggalkan Google, meskipun masih tetap berperan sebagai penasihat CEO, ia kembali bekerja penuh waktu pada bulan Oktober 2014 sebagai Direktur Bisnis Google.

Ia menjadi penasihat senior pada bulan Agustus, membantu Google melakukan rebranding dengan mendirikan Alphabet Inc.

"(Penunjukan Kordestani) ini suatu kudeta," kata James Cordwell, seorang analis di Atlantic Equities. "Dia sangat dihormati di Google, baik untuk keterampilan bisnis dan, juga, keterampilan personilnya."

Twitter sedang berusaha keras untuk mendongkrak pertumbuhan setelah pada kuartal terakhir lalu melaporkan peningkatan jumlah pengguna rata-rata bulanan paling lambat sejak perusahaan ini go public pada tahun 2013. Twitter berencana untuk memangkas hingga 8 persen jumlah karyawannya.

"Sangat jarang Anda bisa berada di perusahaan dengan bisnis yang luar biasa yang juga mengubah dunia," kata Kordestani dalam tweet-nya hari Rabu.

"Saya bernasib baik, pernah berada di tiga perusahaan itu: Netscape, Google, dan sekarang @twitter," tambahnya.

Kordestani meraih gelar MBA dari Universitas Stanford, menurut profil pada laman LinkedIn-nya. [pp]

XS
SM
MD
LG