Tautan-tautan Akses

Mandiant: Militer China Kembali Lancarkan Serangan Cyber


Perusahaan keamana komputer Amerika, Mandiant mengatakan bahwa satuan tentara China baru-baru ini membobol sistem komputer lebih dari 100 perusahaan untuk mencuri rahasia dagang (Foto: halaman depan laporan Mandiant, www.madiant.com).

Perusahaan keamana komputer Amerika, Mandiant mengatakan bahwa satuan tentara China baru-baru ini membobol sistem komputer lebih dari 100 perusahaan untuk mencuri rahasia dagang (Foto: halaman depan laporan Mandiant, www.madiant.com).

Mandiant, perusahaan keamanan komputer Amerika mengatakan satuan tentara China baru-baru ini membobol sistem komputer lebih dari 100 perusahaan untuk mencuri rahasia dagang.

Sebuah perusahaan keamanan komputer Amerika mengatakan militer China telah melanjutkan kembali serangan cyber terhadap perusahaan-perusahaan Amerika setelah berhenti sebentar.

Mandiant, yang menuduh China melakukan serangan Cyber dalam laporan bulan Februari, mengatakan satuan tentara China baru-baru ini membobol sistem komputer lebih dari 100 perusahaan untuk mencuri rahasia dagang.

Mandiant mengatakan serangan itu kembali terjadi hanya beberapa hari setelah para pejabat China memberitahu menteri luar negeri Amerika John Kerry di Beijing bulan lalu bahwa mereka bersedia membicarakan keamanan cyber dengan Amerika Serikat. Tetapi, China telah membantah berusaha mencuri rahasia dagang Amerika dan mengatakan China telah menjadi korban peretas komputer Amerika.

Direktur keamanan Mandiant Richard Bejtlich mengatakan China sedang menggunakan peralatan yang sama dengan yang digunakannya dalam serangan sebelumnya karena banyak perusahaan Amerika masih belum mempunyai pertahanan terhadap serangan tersebut.

Bejtlich mengatakan Amerika perlu mengenakan sanksi baru terhadap China.
XS
SM
MD
LG