Tautan-tautan Akses

Mali Laporkan Kematian Pertama Akibat Ebola


Seorang petugas medis memeriksa suhu searing perempuan yang meninggalkan Guinea di perbatasan Mali di Kouremale, 2 Oktober 2014.

Seorang petugas medis memeriksa suhu searing perempuan yang meninggalkan Guinea di perbatasan Mali di Kouremale, 2 Oktober 2014.

Para pejabat kesehatan di Mali mengatakan, anak perempuan berusia dua tahun, yang baru-baru ini kembali dari negara tetangganya Guinea, telah meninggal karena virus Ebola.

Kematian balita itu hari Jumat adalah yang pertama akibat Ebola yang dikukuhkan di Mali.

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mengatakan anak itu dan keluarganya bersentuhan dengan banyak orang ketika melakukan perjalanan di negara itu dengan bus, dan memperingatkan bahwa banyak orang bisa tertular penyakit itu.

Sumber-sumber diplomatik menyatakan keprihatinan mengenai kesiapan Mali membendung wabah Ebola. Mali adalah salah satu negara paling miskin di dunia.

Wabah Ebola kini terpusat di tiga negara Afrika Barat: Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Ebola telah menewaskan hampir 5.000 orang dari 10.000 penderita yang diketahui. Kasus-kasus Ebola juga telah dilaporkan terjadi di Eropa dan Amerika.

Hari Jumat WHO mengatakan ratusan ribu dosis vaksin Ebola akan siap dipakai selambatnya pertengahan tahun 2015.

Para pemimpin Uni Eropa hari Jumat mengumumkan mereka telah menyediakan $1,25 miliar untuk membantu memerangi krisis Ebola di Afrika Barat.

Dua perawat Amerika yang terjangkit virus Ebola ketika merawat seorang pasien dari Liberia di Dallas, Texas, kini telah dinyatakan bebas virus itu.

Sementara itu, seorang pasien lain di Amerika telah mendorong dilakukannya langkah-langkah karantina di kota New York dan sekitarnya. Dr. Craig Spencer, di New York setelah baru-baru ini merawat para korban Ebola di Guinea, hari Kamis dikukuhkan terjangkit Ebola. Hari Jumat, gubernur negara bagian New York (Andrew Cuomo) dan gubernur negara bagian New Jersey ( Chris Christie) mengatakan, siapapun yang telah bersentuhan dengan pasien Ebola di Afrika Barat yang melakukan perjalanan memasuki kedua negara bagian itu wajib menjalani karantina selama 21 hari.

Mereka mengatakan seorang perempuan telah dikarantina setelah tiba di Bandara Liberty di Newark, New Jersey, Jumat kemarin.

Presiden Amerika Barack Obama hari Sabtu mendesak warga Amerika dalam pidato mingguannya agar “dipandu oleh sains” dalam perang melawan Ebola. Dia mengatakan “kita harus dipandu oleh fakta, bukan rasa takut.

XS
SM
MD
LG