Tautan-tautan Akses

Malaysia: Konstruksi China di Kepulauan yang Disengketakan Tidak Sah


Pemandangan dari udara konstruksi China di pulau yang diklaim oleh Filipina, Mischief Reef, Spratly Islands di Laut China Selatan. (Foto: dok.)

Pemandangan dari udara konstruksi China di pulau yang diklaim oleh Filipina, Mischief Reef, Spratly Islands di Laut China Selatan. (Foto: dok.)

Pekerjaan konstruksi yang dilakukan oleh China di kepulauan yang disengketakan di Laut China Selatan merupakan “provokasi yang tidak beralasan.” Demikian seperti disampaikan oleh panglima angkatan bersenjata Malaysia, Jenderal Zulkefli Mohd Zin hari Minggu (18/10) dalam pernyataan publik yang langka yang merupakan tamparan dari negara yang juga memiliki klaim di laut itu.

Hubungan China dengan beberapa negara di Asia Tenggara, terutama Filipina dan Vietnam yang memiliki klaim tumpang tindih dengan China di Laut Cina Selatan, semakin tegang karena sikap China yang semakin tegas di kawasan yang dilewati oleh kapal-kapal pengangkut brang perdagangan bernilai lima triliun dolar setiap tahun itu.

Langkah China tahun lalu untuk meningkatkan pembangunan pulau-pulau buatan, yang katanya sebagian besar untuk tujuan sipil, juga telah menarik kecaman keras dari Amerika.

China mengatakan pembangunan yang dilakukan di kawasan yang disengketakan itu juga untuk tujuan-tujuan sipil, riset maritim dan untuk memfasilitasi navigasi yang aman bagi kapal-kapal yang lewat. [lt]

XS
SM
MD
LG