Tautan-tautan Akses

Presiden Malawi akan Tindak Tegas Para Pembunuh Albino


Kaum albino di Afrika, termasuk Malawi, menjadi sasaran pembunuhan (foto: dok).

Kaum albino di Afrika, termasuk Malawi, menjadi sasaran pembunuhan (foto: dok).

Presiden Malawi Kamis (19/3) menyerukan usaha gencar untuk menangkap dan menghukum pelaku pembunuhan terhadap albino.

Presiden Malawi menyerukan usaha yang lebih gencar untuk menangkap dan menghukum mereka yang mendalangi serangkaian pembunuhan terhadap pengidap albino, orang yang terlahir dengan sedikit atau tanpa pigmen pada kulit dan rambutnya.

Dalam pidato kenegaraannya hari Kamis (19/3), Presiden Peter Mutharika menggambarkan serangan itu biadab dan memerintahkan badan-badan keamanan meningkatkan usaha perburuan terhadap para pembunuh.

Presiden juga menyerukan agar lembaga peradilan melangsungkan proses pengadilan yang cepat terhadap para tersangka serangan.

Lima belas pengidap albino dilaporkan diculik dan dibunuh di Malawi sejak awal tahun ini.

Orang-orang dengan kondisi albino terlihat menonjol di Afrika yang pada umumnya berpenduduk kulit hitam. Mereka sering menjadi sasaran para dukun yang menggunakan bagian-bagian tubuh mereka untuk ramuan magis.

Pernyataan Mutharika muncul satu hari setelah gereja Katolik di Malawi menudingnya mengambil pendekatan pasif terhadap masalah-masalah yang dihadapi orang-orang penderita albino.

XS
SM
MD
LG