Tautan-tautan Akses

Malam Tahun Baru, Massa Tetap Tuntut Presiden Korsel Turun


Para pendukung Presiden Park Geun-hye, menolak penggulingannya dengan berunjuk rasa di Seoul, South Korea, 31 Desember 2016 (AP Photo/Lee Jin-man).

Pengadilan mempunyai waktu hingga bulan untuk memutuskan apakah Park harus turun dari jabatan secara permanen karena skandal korupsi, atau dikembalikan ke jabatannya sebagai Presiden.

Biarpun pada Malam Tahun Baru, sejumlah besar massa Korea Selatan tetap berkumpul, bergabung dengan para demonstran lainnya, menuntut penggulingan Presiden Park Geun-hye, yang bertekad untuk memulihkan kekuasaannya melalui sidang pengadilan.

Dengan membawa spanduk dan lilin dan meniup terompet, massa berjubel memadati jalan besar di hadapan gerbang istana tua yang telah menjadi pusat protes damai dalam beberapa pekan ini. Pawai-pawai direncanakan akan berlangsung dekat istana presiden dan Mahkamah Konstitusi di Seoul.

Para pendukung Park berkumpul di jalan-jalan di dekatnya, dikelilingi barisan-barisan polisi.

Pengadilan mempunyai waktu hingga bulan untuk memutuskan apakah Park harus turun dari jabatan secara permanen karena skandal korupsi, atau dikembalikan ke jabatannya sebagai Presiden. Para hakim mengatakan hari Jumat (30/12), bahwa Park tidak dapat dipaksa memberi kesaksian dalam peradilan impeachment ketika peradilan memasuki tahap argumentasi pekan depan.

Para aktivis protes menaksir bahwa hampir 9 juta orang berpartisipasi dalam demonstrasi anti-Park di seluruh negara itu dalam 9 hari Sabtu sebelumnya. Gerakan protes terbesar dalam sejarah di negara tersebut, mendorong para anggota parlemen menyetujui pemakzulan Park pada tanggal 9 Desember .

Kejaksaan Agung menuduh Park bersekongkol dengan teman lamanya memeras uang dan bantuan dari perusahaan-perusahaan besar negara itu, dan membiarkan teman dekatnya itu memanipulasi pemerintahan Park. Park telah meminta maaf karena terlalu mempercayai temannya, Choi Soon-sil, yang sudah dipenjarakan, tetapi Park membantah berbuat kesalahan yang melanggar hukum. [gp]

XS
SM
MD
LG