Tautan-tautan Akses

Malala Dapat Penghargaan dari Universitas Harvard


Gadis Pakistan, Malala Yousafzai (kanan) saat menerima Hadiah Nobel Perdamaian Anak 2013 didampingi penerima Nobel Perdamaian asal Yaman Tawakkol Karman di Den Haag (6/9).

Gadis Pakistan, Malala Yousafzai (kanan) saat menerima Hadiah Nobel Perdamaian Anak 2013 didampingi penerima Nobel Perdamaian asal Yaman Tawakkol Karman di Den Haag (6/9).

Seorang remaja perempuan Pakistan yang lolos dari upaya pembunuhan oleh Taliban, telah dianugerahi penghargaan kemanusiaan tahun ini oleh Universitas Harvard.

Malala Yousafzai, aktivis pendidikan perempuan, berada di Universitas Harvard hari Jumat (27/9) untuk menerima Penghargaan Kemanusiaan J. Gomes 2013.

Presiden Universitas Harvard, Drew Gilpin Faust mengatakan senang untuk menyambut Malala karena mereka memiliki semangat yang sama dalam bidang pendidikan.

Malala, yang kini berusia 16 tahun, mengatakan ia ingin menjadi politisi karena bisa memiliki pengaruh dalam skala besar.

Ketua Komite Hadiah Nobel Perdamaian, Thorbjorn Jagland, memberikan penghormatan khusus kepada Malala lewat sebuah pesan yang dibacakan pada acara penghargaan itu.

Jagland mengatakan, “Keberanianmu mengirimkan pesan kuat kepada para perempuan untuk menegakkan hak-hak mereka, yang merupakan kondisi dasar bagi perdamaian.”

Malala ditembak kepalanya oleh tersangka militan Taliban Pakistan pada tanggal 9 Oktober tahun 2012. Militan mengatakan dia diserang karena sangat vokal dalam menentang Taliban, bukan karena pandangannya terhadap pendidikan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG